"Saya kira rugi kalau parpol tak ambil mereka yang dipilih berdasar konvensi rakyat. Cara konvensi rakyat ini akuntabel, sangat partisipatif, terbuka, dan orang-orang yang masuk mendaftar sukarela," ungkap pakar tata negara Margarito Kamis kepada
Rakyat Merdeka Online, Jumat (3/1).
Menurut dia, para peserta konvensi rakyat sangat baik dari sisi integritas dan intelektualitasnya. Dia menyebut salah contoh adalah mantan menteri perekonomian di era Presiden Abdurrahman Wahid, DR Rizal Ramli.
"Ada beberapa yang bagus seperti Rizal Ramli sangat pantas baik dari sisi intelektualitasnya dan sikap politiknya," terang Doktor Hukum asal Ternate ini.
Menurut rencana, tujuh calon presiden Konvensi Rakyat akan mengawali debat publik di Fakultas Ekonomi Unair Surabaya pada 5 Januari mendatang. Namun dikabarkan Unair diintervensi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan acara itu dilarang Rektor Unair.
Tujuh capres Konvensi Rakyat itu adalah Rizal Ramli, Yusril Ihza Mahendra, Sofyan Siregar, Isran Noor, Ricky Sutanto, Anni Iwasaki, dan Toni Ardy. Ketujuh orang ini dianggap memenuhi kriteria setelah diseleksi dari 25 orang yang mendaftar.
[ald]
BERITA TERKAIT: