"Tapi kalau sudah terpilih, ya kita harus dukung. Walaupun, saya pribadi menghendaki sebaiknya pimpinan Golkar di sana adalah orang yang didukung masyarakat," ujarnya seperti dilansir dari
JPNN, Minggu (29/12).
Akbar menambahkan, tepilihnya Ratu Tatu sebagai ketua DPD Golkar Banten tidak serta-merta bisa dipilih menjadi wakil gubernur Banten.
Menurut dia, Partai Golkar masih harus membuktikan bahwa politik dinasti bukan faktor penentu terpilihnya Ratu Tatu sebagai pemimpin beringin di Banten. "’Ini tantangan tersendiri bagi Golkar. Tentu warna dari keluarga Atut jadi masih tampak di Golkar," tandasnya.
Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD I Partai Golkar Banten akhirnya memilih Ratu Tatu Chasanah, adik tiri Ratu Atut sebagai Ketua DPD Golkar Banten menggantikan Hikmat Tomet yang meninggal dunia.
[rus]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: