Golkar: Yang Masalah Ratu Atut, Bukan Ratu Tatu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 29 Desember 2013, 08:57 WIB
Golkar: Yang Masalah Ratu Atut, Bukan Ratu Tatu
ratu atut, ratu tatu dan wawan/net
rmol news logo Partai Golkar meminta kasus Gubernur Ratu Atut Chosiyah tidak dicampuradukkan dengan posisi adik Atut, Ratu Tatu Chasanah. Ratu Tatu terpilih sebagai ketua DPD Golkar Banten karena mengisi kekosongan kursi pasca meninggalnya almarhum suami Atut, Hikmat Tomet.

’’Yang masalah kan Ratu Atut. Ratu Tatu tidak ada masalah,’’ Badan Penelitian dan Pengembangan Partai Golkar Indra Jaya Piliang, dilansir dari JPNN, Minggu (29/12).

Indra menilai, kemenangan Tatu dalam pemungutan suara Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Banten juga didasari fakta bahwa basis suara Golkar di provinsi itu masih didominasi pendukung Atut. Contohnya, wilayah Serang, Tangerang, Tangerang Selatan, dan sebagian wilayah Cilegon.

’’Kalau lihat persebaran suara pada Pemilu 2009, setengahnya adalah basis keluarga Atut. Apa Golkar mau kehilangan suara hanya untuk menyenangkan publik?’’ ujarnya.

Indra menambahkan, publik yang marah dan yang kritis belum tentu memilih Partai Golkar. Namun, pihak yang bermasalah secara hukum sebaiknya diserahkan ke hukum. ’’Tapi, jangan kita bawa hukum ke politik,’’ tandasnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA