Hidayat, Capres Pilihan Kader PKS di Tiga Wilayah Jawa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 03 Desember 2013, 16:24 WIB
Hidayat, Capres Pilihan Kader PKS di Tiga Wilayah Jawa
hidayat nur wahid/net
rmol news logo Hidayat Nur Wahid merajai perolehan suara Pemilihan Raya (Pemira) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta. Kader PKS di ketiga wilayah tersebut menaruh kepercayaan kepada Hidayat untuk menjadi calon presiden yang bakal diusung PKS dalam Pilpres 2014.

Data final dari Panitia Pemira Wilayah Dakwah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta (Wilda Jatijaya) Selasa (3/12) menunjukkan, perolehan suara Hidayat mengungguli calon-calon lainnya. Di Jatim, Hidayat meraih 5.448 suara, disusul Anis Matta (4.750), Ahmad Heryawan (4.547), Tifatul Sembiring (3.068) dan Nur Mahmudi Ismail (2.748).

Di Jateng, Hidayat meraih 4.969 suara disusul Anis Matta (4.403), Ahmad Heryawan (4.248), Tifatul Sembiring (2.978) dan Nur Mahmudi Ismail (2.089)

Di Daerah Istimewa Yogyakarta, Hidayat menempati posisi teratas dengan 2.320 suara, disusul Anis Matta (2.055), Ahmad Heryawan (1.971), Tifatul Sembiring (1.258) dan Nur Mahmudi Ismail (967)

Total perolehan suara Hidayat di ketiga wilayah tersebut adalah 12.737 suara (26,6%), disusul Anis Matta 11.208 suara (23,4%), Ahmad Heryawan 10.766 (22,5%), Tifatul Sembiring 7.304 (15,3%) dan Nur Mahmudi Ismail 5.804 (12,1%)

Menurut juru bicara PKS, Mardani Ali Sera dalam rilisnya, PKS akan mengumumkan calon presiden 2014 yang diusung PKS berdasar hasil Pemira tersebut pada Sabtu mendatang (7/12). Pemira sendiri digelar serentak di seluruh Indonesia pada Sabtu lalu (30/11).

Saat ini, lanjut Mardani di Jakarta, Selasa (3/12), DPP PKS masih menunggu hasil rekapan penghitungan suara pemira dari DPD dan DPW se-Indonesia. Setelah menerima rekapan pemira dari DPD dan DPW, maka DPP akan menentukan lima besar capres PKS,

"Majelis Syuro lalu akan menentukan apakah pilih satu, dua atau bisa jadi kelima-limanya," tandas Mardani. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA