Sinabung Delapan Kali Meletus, 12.300 Warga Diungsikan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 24 November 2013, 10:43 WIB
Sinabung Delapan Kali Meletus, 12.300 Warga Diungsikan
FOTO:NET
rmol news logo Aktivitas Gunung Sinabung yang berlokasi di Kabupaten Karo, Sumatera Selatan, terus meningkat.

Sejak Sabtu (23/11) malam hingga pagi tadi (Minggu, 24/11), Gunung Sinabung telah delapan kali meletus. Erupsi pertama pada Sabtu pukul 21.26 WIB. Suara dan getaran terdengar hingga pos yang berjarak delapan kilometer dari  Sinabung dengan durasi dua menit.

"Jatuhan lapili (batu kecil seukuran 0.5 - 1 cm) jatuh di Desa Sukanalu, Sigarang-garang, Kuta Tunggal, dan Lau Kawar," urai Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho melalui pesan elektroniknya, sesaat lalu.

Amplituda letusan over scale selama tiga menit, dan Sinabung tertutup kabut. Erupsi kedua terjadi pukul 21.38 WIB berlanjut kembali pukul 22.02 WIB. Susulan keempat pada pukul 23.15 WIB di hari sama dengan durasi 67 menit, kolom letusan tidak teramati dan arah angin menuju utara-timur laut. Erupsi kelima pukul 00.45 WIB (Minggu, 24/11) dengan durasi 10 menit, tinggi kolom tidak teramati dan arah angin menuju utara-timur laut.

"Letusan pertama hingga kelima tidak sebesar 18-19 Nov 2013 tetapi angin ke arah utara-timur laut sehingga terjadi hujan abu vulkanik di Medan dan sekitarnya," jelas Sutopo.

Erupsi keenam pada pukul 02.32 WIB di mana visual tertutup dan durasi letusan 339 detik. Berlanjut kembali p0ukul 07.35 WIB pagi tadi, terjadi letusan dengan arah angin Timur-Timur laut, dengan suara gemuruh satu menit dan asap letusan 8 ribu meter. Erupsi kedelapan pukul 08:55 WIB, amplituda maksimal 120 mm yang berdurasi 7,9 menit. Tinggi abu vulkanik 3000 m. Arah angin timur.

Sejak tadi malam, PVMBG Badan Geologi merekomendasi agar empa desa harus kosong yaitu Desa Kutagunggung, Kutarakyat, Sigarang-garang dan Sukanalu. Hingga saat ini sekitar 12.300 jiwa pengungsi tersebar di 20 pos penampungan. Pendataan detil masih dilakukan.

"Masa tanggap darurat diperpanjang lagi hingga 30 November 2013.," terangnya.

Sebanyak sekitar lebih dari 500 personil dari BNPB, BPBD Sumut, TNI, Polri, SKPD dan relawan dikerahkan dalam penanganan erupsi G. Sinabung.[wid]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA