"Kami sedang konsolidasi data di kabupaten/kota," ujar Ketua KPU Husni Kamil Manik kepada
Rakyat Merdeka Online, Jumat (15/11).
Hingga saat ini KPU, kata Husni, belum bisa menyimpulkan berapa angka yang sudah bisa ditemukan dari 10.4 juta daftar pemilih bermasalah dalam DPT yang belum memiliki NIK. Sementara Kementerian Dalam Negeri (Kemandagri) sudah menemukan 3 juta NIK terhadap data yang bermasalah tersebut.
"Alhamdullaih (ditemukan angka itu). Mungkin (3 juta NIK) itu segera akan dikirim oleh Kemendagri ke KPU," terang Husni.
[rus]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: