Instruksi Boediono, Pelaku PNPM Mandiri Jangan Berpolitik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 27 Oktober 2013, 07:42 WIB
Instruksi Boediono, Pelaku PNPM Mandiri Jangan Berpolitik
Boediono/net
rmol news logo Pelaku Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri yang ingin masuk ke kancah politik diminta mengundurkan diri terlebih dahulu. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyelewengan dana.

"Siapa pun tidak boleh, mau partai dunia atau partai akhirat, tidak peduli. Kami mendapatkan instruksi dari Wakil Presiden (Boediono) untuk benar-benar menjaga program ini jangan sampai diselewengkan," ujar Ketua Tim Kelompok Kerja PNPM, Sujana Royat seperti dikutip dari situs resmi setkab.go.id, MInggu (27/10).

Sujana yang juga Deputi Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenko Kesra ini menegaskan, saat ini pihaknya memperketat pemantauan guna mencegah penyelewengan dana PNPM Mandiri untuk kepentingan politik menjelang Pemilu 2014 dan Pilkada di sejumlah daerah.

Bahkan, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pelaku PNPM Mandiri yang menegaskan siapa pun yang ingin masuk politik segera mengundurkan diri terlebih dahulu.

"Jika tidak mengundurkan diri, Pokja PNPM Mandiri Kemko Kesra akan mengirimkan surat kepada Badan Pengawas Pemilu agar yang bersangkutan didiskualifikasi," tegas Sujana sembari menyebutkan pemantauan ini semakin diperketat karena pada tahun-tahun sebelumnya banyak proses Pilkada yang menggunakan aset PNPM Mandiri. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA