SUAP KETUA MK

SBY, Jangan Terpancing Penumpang Gelap!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Selasa, 08 Oktober 2013, 22:14 WIB
SBY, Jangan Terpancing Penumpang Gelap<i>!</i>
sby/net
rmol news logo Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diingatkan untuk tidak terpancing dengan penumpang gelap yang berusaha memanfaatkan kisruh di tubuh Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami melihat ada upaya sistematis untuk melemahkan institusi MK dengan membonceng kasus Akil," kata Presidium Asosiasi Sarjana Hukum Tata Negara (ASHTM) Indonesia, Sudiyatmiko Ariwibowo dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Selasa (8/10).

Penumpang gelap yang dimaksud Sudyatmiko adalah orang-orang yang berusah melemahkan Mahkamah Konstitusi sejak pimpinanya, Akil Mochtar, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap Pilkada Gunung Mas dan Lebak.

Sudiyatmiko menjelaskan indikasi adanya penumpang gelap terlihat dari respons aktif Presiden SBY dengan mengumpulkan pimpinan lembaga tinggi negara minus MK. Meskipun langkah SBY dinilai positif namun memberi preseden buruk dalam hubungan antar lembaga negara karena MK tidak diajak bicara.

"Kita akan cermati sejauh mana isi Perppu MK ini. Jangan sampai MK menjadi lembaga insubordinat lembaga tinggi lainnya, apalagi di bawah kooptasi presiden, ini sama saja memutar balik  era Orde Baru," beber Sudyatmiko. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA