Putra bungsu mantan Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau yang dikenal dengan Tommy Soeharto setuju dengan sikap Gita tersebut. Ada alasan lebih penting kalau Gita mundur.
"Harga-harga masih pada naik, jangan mundur. Kasian rakyat," katanya dalam akun twitter, @SoehartoTommy, kemarin.
Kalaupun harus mundur, katanya, maka Gita harus mundur karena gagal menurunkan harga-harga yang melambung tinggi.
"Lebih gentle," kata Tommy yang beberapa waktu lalu digadang Partai Nasrep jadi capres.
Tommy pun mengingatkan Gita tak ngoyo jadi presiden kalau kinerjanya sebagai Menteri Perdagangan gagal mengendalikan harga. Belum lama ini misalnya, Gita disorot publik karena dinilai gagal mengendalikan harga sejumlah komoditas pangan, antara lain kedelai, bawang dan daging. Kedelai sempat menembus harga di atas Rp 9.400 per kilogram, sementara daging sapi, di beberapa daerah, tembus Rp 100 ribu per kilogramnya.
"Gagal jadi pembantu, ya jangan jadi Majikan. Harus sadar diri," demikian Tommy.
[dem]
BERITA TERKAIT: