"Partai akan memanggil dan mengambil tindakan kepada yang bersangkutan untuk menegakkan disiplin partai," ujar Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, Rabu (18/9).
Abdul Halik Suang dilaporkan memukuli Mega Violeta Banga pada Selasa sore (17/9). Akibat kejadian itu, korban yang berumur 26 tahun dan sedang hamil muda harus mendapatkan empat jahitan akibat luka di bagian wajah.
Kejadian pemukulan bermula saat Mega Violeta mengendarai mobilnya di Jalan Metro Tanjung Bunga. Saat terjebak macet, ia dan pelaku saling klakson dan terlibat adu mulut. Tak lama berselang keduanya turun ke jalan. Diduga karena naik pitam, Abdul Halik langsung melayangkan pukulan ke wajah Mega Violeta.
Muzani menegaskan persoalan kecelakaan lalu lintas adalah masalah yang bisa diselesaikan secara baik-baik. Namun pemukulan terhadap perempuan apalagi yang sedang hamil adalah tindakan yang sama sekali tak bisa dibenarkan.
"Sebagai wakil rakyat seharusnya bisa menahan emosi dalam kondisi seperti itu sehingga kejadian tersebut bisa dihindari," demikian Muzani.
[dem]
BERITA TERKAIT: