Beberapa masalah yang paling mencolok dan harus diatasi Jokowi secepatnya antara lain masalah macet dan banjir. Pembelajaran atas kasus-kasus tersebut penting bagi Jokowi demi memperkaya "pengalaman tempur" sebagai pemimpin sehingga kelak dia kokoh menjadi pemimpin nasional, jika rakyat menginginkannya di kesempatan Pemilu Presiden 2019.
"Jangan terkesan lari dari tantangan dan masalah, karena kalau Anda sukses di Jakarta kami semua akan rela jadi tim sukses Anda ke depan untuk jadi Presiden sekalipun," seru Direktur Eksekutif Institut Ekonomi Politik Soekarno Hatta , Hatta Taliwang, dalam pesan elektronik yang disebar ke wartawan, Jumat siang (13/9).
Menurut dia pula, kalau betul Jokowi pada waktu lalu sungguh-sungguh berjuang untuk membangun mobil nasional, minimal di Pemerintahan Daerah, maka Jokowi harus lebih transparan bicara di publik apa sebabnya mimpi besar itu gagal.
"Kita kan sudah dari dulu tahu bahwa ada mafia industri otomotif yang tidak rela melihat Indonesia punya industri otomotif. Mengapa Jokowi tempo hari nekat menempuh jalur itu untuk melawan kemapanan mafia otomotif?" ungkap Hatta.
Kini, wajar bila orang bertanya apakah mobil yang dinamakan Esemka itu cuma alat popularitas Jokowi dan setelah itu dicampakkan karena maksud utamanya menjadi Gubernur sudah tercapai.
"Siapakah dalang di balik permainan citra ini dan sampai sekarang terus bermain citra?" tandas Hatta bertanya-tanya.
[ald]
BERITA TERKAIT: