Bang Buyung: Bantahan Soal Sengman Merugikan SBY

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Minggu, 01 September 2013, 21:37 WIB
Bang Buyung: Bantahan Soal Sengman Merugikan SBY
bang buyung/net
rmol news logo Satu persatu elit di negeri ini membuka soal perkenalan Presiden SBY dengan Sengman, pengusaha  yang dalam persidangan suap impor daging sapi disebut sebagai utusan Presiden SBY dan menerima uang Rp 40 miliar dari PT Indoguna Utama.

Setelah diungkap oleh ekonom senior yang juga Menko Perekonomia era Gus Dur, Rizal Ramli, kini giliran advokat senior Adnan Buyung Nasution yang mengungkapnya.

"Dia (Sengman) dulu di Palembang dekat dengan Pangdam. SBY kan pernah tugas (sebagai Pangdam) di sana," ujar Bang Buyung, demikian Adnan Buyung Nasution disapa, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu, Minggu (1/9).

Bang Buyung sangat menyesalkan tindakan Istana yang membantah soal perkenalan dan hubungan SBY dengan Sengman. Selain diungkap Rizal Ramli, kata Bang Buyung, dirinya juga menerima informasi dari banyak kolega mengenai perkenalan dan adanya "budi" yang diberikan Sengman kepada SBY di saat awal-awal SBY terjun ke dunia politik.

"Abang heran kok dibantah. Kebenaran empiris, fakta sejarah, tidak baik dibantah. Mestinya akui saja, tidak perlu mengelak," tegas mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu.

Bantahan yang disampaikan pihak Istana, masih kata Bang Buyung, tidak ada untungnya. Ada banyak saksi sejarah yang masih hidup yang tahu soal hubungan tersebut sehingga kalau dibantah justru merugikan bagi Presiden SBY. Bantahan malah akan mengurangi kredibilitas SBY, SBY dianggap tidak sportif dan tidak gentle. Terlebih, sebagai orang yang ingkar terhadap budi seseorang.

"Utang budi jangan diingkari. Akui saja dengan gentle," katanya. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA