Istana, Jangan Bohong Soal Sengman

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Sabtu, 31 Agustus 2013, 02:41 WIB
Istana, Jangan Bohong Soal Sengman
presiden sby
rmol news logo Ekonom senior yang juga Menko Perekonomia era Gus Dur, DR Rizal Ramli, menyesalkan pengakuan Istana yang menyatakan tidak mengenal Sengman, pengusaha utusan Presiden SBY yang disebut dalam persidangan kasus impor daging sapi. Menurut dia, pernyataan tersebut tak lebih sebagai kebohongan Istana.

"Saya kaget Istana tidak kenal (Sangiman). Itu lucu. Bilang saja kenal tapi (SBY) tidak ada apa-apa dalam kasus tersebut," ujar Rizal Ramli kepada wartawan di Jakarta, Jumat (30/8) malam.

Rizal Ramli yang bersama SBY pernah menjadi tulang punggung kabinet Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri, tahu banyak soal sosok Sengman. Menurut dia, Sengman merupakan pengusaha di bidang perhotelan dan properti asal Palembang, Sumatera Selatan. Sengman lah yang membiayai SBY di awal-awal masuk dunia politik.

"Saya prihatin kalau sekarang Istana mengaku tidak kenal Sengman. Kok tidak ingat budi orang," ucap Rizal Ramli.

Dikatakan Rizal Ramli, perkenalan SBY dengan Sengman sudah berlangsung cukup lama, terjalin sebelum SBY menjadi presiden. SBY mengenal Sengman saat menjalankan dinas militer sebagai Pangdam II Sriwijaya, dimana Sengman saat itu berbisnis lotre (perjudian).

"Saya kira sama keluarga Istana dia (Sengman) komunikasi. Akui saja dengan jujur, jangan berbohong," kata Rizal Ramli sembari menyebut sangat gampang membuktikan SBY berteman dengan Sengman, dimana bisa dilihat dari poto-poto dimana keduanya bersanding akrab.

Nama Sengman Tjahja jadi perbincangan setelah namanya muncul dalam persidangan kasus suap kuota impor daging sapi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (29/8). Ridwan Hakim, anak Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminudin menyatakan, ada orang dekat Presiden yang dikenalnya bernama Sengman, membawa uang Rp 40 miliar milik PT Indoguna Utama. Ridwan Hakim mengaku pernah ditanya penyidik KPK mengenai uang Rp 40 miliar dari PTIndoguna Utama.

"Kalau soal Rp 40 miliar itu dibawa sama Sengman. Sengman sendiri sudah saya jelaskan ke penyidik. Jadi kalau mau tahu Rp 40 miliar itu tanyakan saja ke Sengman," kata Ridwan saat bersaksi di persidangan terdakwa Ahmad Fathanah.

Keterangan Ridwan Hakim tersebut dibantah oleh Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha. Julian menegaskan, Sengman bukanlah utusan Presiden SBY, dan dia pun mengaku tak mengenal sosok Sengman.

"Kalau ditanyakan apakah (Sengman) itu utusan presiden, saya katakan bukan. Tidak ada nama tersebut dalam utusan Presiden SBY. Kecuali kalau presiden yang lain. Kan presiden banyak sekarang," kata Julian di halaman Istana Negara Jakarta, kemarin.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA