UN MUNDUR

Surahman Hidayat: Kenapa M. Nuh Tidak Belajar Tahun-tahun Sebelumnya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 16 April 2013, 10:22 WIB
Surahman Hidayat: Kenapa M. Nuh Tidak Belajar Tahun-tahun Sebelumnya
surahman hidayat/ist
rmol news logo Setidaknya ada dua masalah yang mendasar ditundanya pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di 11 provinsi kali ini. Pertama adalah kepanitiaan yang masih sentralisasi, sehingga seringkali faktor distribusi soal ujian menjadi terlambat, karena jangkauan wilayah yang sangat luas, hal ini memiliki dampak psikologis bagi para siswa peserta UN, terlebih hal ini tidak sesuai dengan semangat desentralisasi.

Dan yang kedua adalah tidak profesionalnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam melaksanakan proses penetapan pemenang tender, sehingga berdampak kepada gagalnya proses penyiapan soal UN, seperti masih banyaknya ditemukan di lapangan ketidak singkronan antara soal dengan jawaban.

"Ini menunjukan tidak profesionalnya kemendikbud dalam menanggani pelaksanaan Ujian Nasional," ujar anggota Komisi X DPR Surahman Hidayat seperti dalam rilisnya yang diterima redaksi, (Selasa, 16/4).

Lebih lanjut, Surahman yang juga Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menyayangkan penundaan UN 2013 pada tingkat SMA/MA/SMALB/SMK dan Paket C di 11 Provinsi, yaitu  Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

"Saya sangat menyayangkan padahal ini setiap tahun di laksanakan, tetapi kenapa tidak belajar tahun-tahun sebelumnya, ini jelas ada kesalahan dari manajemen pengelolaan," tandas politisi senior PKS ini. [rsn]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA