35.476 Calon Pengelola KDKMP dan KNMP Siap Jalani Pelatihan Selama 45 Hari

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/bonfilio-mahendra-1'>BONFILIO MAHENDRA</a>
LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA
  • Kamis, 18 Juni 2026, 11:25 WIB
35.476 Calon Pengelola KDKMP dan KNMP Siap Jalani Pelatihan Selama 45 Hari
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan (BPSDM Kemhan) Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia resmi memimpin upacara pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk program KDKMP dan KNMP di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026 (Foto: Humas Kemhan)
rmol news logo Sebanyak 35.476 calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) selama 45 hari.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemhan), Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mengatakan peserta pelatihan terdiri atas sekitar 30.000 calon pengelola KDKMP dan 5.476 calon pengelola KNMP.

"Jumlah peserta yang direncanakan mengikuti program tersebut sekitar 35.476 orang, terdiri dari sekitar 30.000 calon pengelola KDKMP dan 5.476 calon pengelola KNMP," ujar Rico saat dikonfirmasi, dikutip Kamis 18 Juni 2026.

Rico menjelaskan, Latsarmil Komcad ini tidak hanya berisi pembekalan dasar kemiliteran, tetapi juga pelatihan manajerial dan penguatan kompetensi sesuai bidang tugas peserta, yakni pengelolaan koperasi dan kampung nelayan.

Pelatihan akan dilaksanakan di 67 satuan pendidikan (Satdik) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

"Pelatihan direncanakan dilaksanakan di 67 satuan pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia," kata Rico.

Selama 30 hari pertama, peserta akan mendapatkan pembinaan kedisiplinan, wawasan bela negara, dan latihan dasar kemiliteran. Selanjutnya, selama 15 hari, mereka akan mengikuti pembekalan manajerial untuk mendukung tugas sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan (BPSDM Kemhan), Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, memimpin upacara pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk program KDKMP dan KNMP di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu 17 Juni 2026. 

Dalam amanat Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Letjen TNI Tri Budi Utomo, yang dibacakan Ketut, disebutkan bahwa pendidikan dan pelatihan tersebut diharapkan dapat mencetak sumber daya manusia yang mampu menjadi penggerak pembangunan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan nasional.

“Melalui pendidikan dan latihan dasar kemiliteran yang dipadukan dengan pembekalan manajerial, para peserta diharapkan mampu menjadi penggerak pembangunan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan nasional,” demikian amanat tersebut. rmol news logo article


EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA