Aulia memastikan identitas fisik para pelaku akan terungkap secara terang benderang saat proses persidangan.
“Saya pikir nanti akan terlihat di sidang," kata Aulia kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 16 April 2026.
Ia menegaskan, TNI tetap menjunjung tinggi profesionalitas dan transparansi dalam penanganan perkara tersebut.
Menurutnya, para tersangka akan dihadirkan langsung dalam persidangan terbuka sehingga publik dapat melihat secara jelas.
Aulia juga menanggapi perbedaan temuan terkait motif di balik serangan terhadap Andrie Yunus.
“Nanti kita lihat di sidang akan terbuka," kata Aulia.
Sebelumnya, pihak Oditurat menyebut motif serangan dilatarbelakangi dendam pribadi. Namun, hasil investigasi lain mengindikasikan adanya perencanaan matang yang diduga dilakukan di sebuah rumah dinas instansi intelijen (Bais).
Di sisi lain, Aulia turut merespons langkah Andrie Yunus yang mengajukan permohonan ke Mahkamah Konstitusi (MK) agar kasus ini dapat diadili melalui peradilan sipil.
“Peradilan kita tetap sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Itu dilakukan di peradilan militer,” kata Aulia.
BERITA TERKAIT: