Awalnya, Tim Satgas melakukan patroli dan penyisiran terhadap kelompok teroris Santoso mulai sekitar jam 06.00 WITA di wilayah Sektor 1 tersebut.
Kemudian, pada pukul 13.00 WITA, tim melihat dua OTK membawa parang. Salah satunya, menggunakan topi koboi warna coklat yang diduga mencari bahan makanan di kebun milik warga.
Melihat itu, Tim melakukan tembakan peringatan. Tetapi OTK melarikan diri ke arah barat daya. Pengejaran pun dilakukan, namun salah satu orang mencurigakan itu melakukan perlawanan dengan melempar bahan peledak yang biasa disebut "bom lontong" ke arah pasukan.
Akibatnya, satu orang ditembak dan tewas. Sedangkan seorang lagi melarikan diri ke arah selatan atau barat daya.
Dari kejadian tersebut, Satgas Tinombala menemukan barang bukti satu buah tas ransel warna biru hitam merek eiger, tiga buah Bom Lontong, satu buah kompas penunjuk arah, satu buah gergaji, satu botol obat-obatan, satu lembar potongan terpal warna coklat tua, satu helai baju loreng, satu helai sarung yang dimodifikasi menjadi hammock. Kemudian pakaian berupa jaket dan kaos masing-masing sehelai dan sebuah sepatu warna putih.
Tim Satgas juga menemukan dua KTP atas nama Habib Zakaria dan Abdul Majid dan selembar kartu keluarga. Beberapa makanan juga ditemukan yaitu sebungkus nasi siap saji, 1/4 Kg beras dan lima buah pepaya.
Tim Identifikasi dan Tim Evakuasi Satgas Tinombala masih melakukan evakuasi dikarenakan medan yang sangat berat. Sementara jenazah OTK diamankan di belakang gereja Dusun Kuala Air Teh.
[ald]
BERITA TERKAIT: