Cirilo dalam keterangan tertulis yang dikirim ke redaksi (Selasa, 5/5) mengatakan, pemerintah Timor Leste mempunyai hubungan baik dengan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryachudu.
"Kita memang punya hubungan yang selama ini sudah terjalin cukup baik. Ada kerja sama baik di tingkat kementrian maupun angkatan bersenjata," ujar Cirilo
Kerjasama itu antara lain, dalam hal pelatihan-pelatihan sebagai upaya peningkatan di bidang kemiliteran. "Ada pelatihan bersama, yakni kerjasama kesepakatan antara TNI dan angkatan bersenjata Timor Leste, INAMOR (Indonesian Army Monitoring Work) dan juga kerjasama pelatihan-pelatihan misi bersama. Serta pelatihan perwira jasmani dan pelatihan di bidang engineering yang di fasilitasi TNI," sambungnya.
Tak hanya itu, ada kesepakatan secara informal dengan Menhan untuk mengirim perwira Timor Leste untuk seskoal dan seskuad. Cirilo juga bilang, pihaknya juga akan melihat kerja sama ke depan.
Sementara dengan Lemhanas, lanjut dia, pihaknya akan membangun kerja sama bilateral. Salah satunya dengan mengirim lebih banyak militer Timor Leste untuk menjalani Program pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) di Lemhanas.
"Kebetulan kita sudah ada empat siswa yang ikut program reguler Lemhanas. Tahun ini angkatan keempat. Kerjasama ini penting untuk siswa kita belajar," katanya.
Lemhanas, kata dia, berjanji akan menambah kuota militer Timor Leste sebagai peserta pendidikan tersebut untuk tahun depan. "Wagub Lemhanas sendiri meminta tahun depan bisa menambah jatah pengiriman dan melakukan kajian bersama di bidang kajian perbatasan kelautan," katanya
"Setiap tahun kita dapat jatah satu tapi tadi di janjikan wagub ada peluang untuk menambah jatah," sambungnya.
[sam]
BERITA TERKAIT: