Langkah ini menjadikan Toyota sebagai produsen mobil terbaru yang membatalkan rencana mobil listrik karena momentum penjualan kendaraan listrik menurun.
Dikutip dari
Nikkei, Senin (9/9), saat ini produsen mobil terbesar di dunia itu berencana untuk memproduksi 1 juta kendaraan listrik pada tahun 2026. Sebelumnya, target penjualan yang diumumkan perusahaan adalah sebesar 1,5 juta
Meski telah diturunkan, target tersebut dinilai sangat ambisius, karena tahun lalu Toyota hanya bisa menjual sekitar 104.000 kendaraan listrik. Kendaraan listrik saat ini menyumbang sekitar 1 persen dari penjualan globalnya.
Belum ada komentar resmi dari Toyota.
Sebelumnya, produsen mobil Swedia Volvo Cars mengumumkan akan membatalkan targetnya untuk sepenuhnya menggunakan kendaraan listrik pada tahun 2030, dengan mengatakan bahwa mereka berharap masih akan menawarkan beberapa model hibrida dalam jajaran produknya pada saat itu.
Di AS, Ford, General Motors, dan produsen mobil lainnya telah menunda atau membatalkan model listrik baru untuk menghindari pengeluaran besar pada kendaraan yang tidak dibeli konsumen secepat yang diantisipasi.
BERITA TERKAIT: