Penghargaan itu diraih setelah sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Tim Sadewa UI menciptakan mobil hemat energi berjulukan Kalabia Evo 6. Mobil tersebut meraih pencapaian inovatif dengan catatan satu liter bensin untuk 375 kilometer.
Demikian keterangan dari Rifelly Dewi Astuti selaku Kepala Humas dan KIP UI. Dijelaskan dalam keterangan tertulis, Kalabia Evo 6 merupakan mobil prototipe beroda empat yang menggunakan material carbon fiber composite dan memiliki berat 75 Kg.
Tim Sadewa UI sendiri terdiri dari sembilan mahasiswa, yaitu Jefri Alfonso (T.Mesin 2014) ; M. Andre Widianto (T. Mesin 2013) ; Andro Cohen (T. Mesin 2014); Bima Dipantara (T. Elektro 2014); Adrian Rajendra (T. Mesin 2014); Hardi Krisnanto (T. Mesin 2015); Sherly (T. Mesin 2013); Timothy Oliver (T. Elektro 2014); Luthfi Afif R (T. Elektro 2014).
Kategori urban concept lebih memperhatikan desain kendaraan konvensional roda empat yang hemat bahan bakar, sesuai dengan kebutuhan pengemudi saat ini. Tujuan utama kontes ini adalah untuk merancang mobil hemat dengan kemampuan menempuh jarak terjauh dengan satu liter bahan bakar.
"Kami sangat bangga dapat mengharumkan nama Indonesia pada ajang bergengsi ini dan dapat belajar banyak dari seluruh peserta dari negara lainnya di Asia. Kami berharap, prestasi ini dapat menginspirasi anak muda di Indonesia untuk tidak ragu menciptakan teknologi canggih di bidang mobilitas dan energi," ujar Ketua Kontingen, Jefri Alfonso, lewat keterangan pers yang sama.
Jefri menambahkan, keunggulan mobil hemat Kalabia Evo 6 ada pada nilai aerodinamis yang tinggi sehingga mampu mengurangi energi yang terbuang akibat gesekan-gesekan serta penerapan eco-driving yang tepat.
Lebih dari 120 tim mahasiswa dari kawasan Asia Pasifik dan Timur Tengah ikut ambil bagian dalam ajang SEM Asia 2017. Dari Indonesia, terdapat 26 tim mahasiswa Indonesia dari 19 perguruan tinggi di 8 provinsi yang mewakili Indonesia.
[ald]
BERITA TERKAIT: