Raung Naga Di Bangkok

Juara Piala Thomas

Senin, 28 Mei 2018, 10:54 WIB
Raung Naga Di Bangkok
Foto/Net
rmol news logo Tiongkok berhasil menyabet juara Piala Thomas 2018 setelah mengalahkan Jepang dengan skor 3-1 di Stadion Impact Arena, Bangkok kemarin pagi WIB. Gagal sudah ambisi Jepang mengawinkan gelar dengan Pial Uber.

Sehari sebelumnya Jepang menjadi juara Piala Uber me­naklukkan tuan rumah Thailand 3-0. Kenzo Momota membawa Jepang unggul 1-0 pada laga par­tai pertama menghadapi tunggal Tiongkok, Chen Long.

Pemain yang pernah dihukum karena kasus judi ilegal terse­but mengecundangi Chen dua gim langsung, 21-9 dan 21-18. Sayang hanya sampai di situ perjuangan Jepang.

Tiongkok bangkit di ganda pertama pada partai kedua. Liu Cheng/Zhang Nan mampu men­galahkan ganda Negeri Sakura, Takuto Inoue/Yuki Kaneko den­gan dua gim, 21-10 dan 21-18.

Negeri Tirai Bambu itu pun mampu membalikkan keadaan, berbalik unggul 2-1 atas Jepang. Adalah tunggal kedua mereka, Shi Yu Qi, yang mampu me­naklukkan perlawanan Kenta Nishimoto dengan skor 21-12 dan 21-17

Duel Shi Yu Qi dan Nishimoto berlangsung cukup sengit pa­da set kedua setelah tunggal Tiongkok itu menang di set per­tama. Nishimoto yang sempat tertinggal lima poin, perlahan berusaha menyusul hingga bisa menyamakan poin menjadi 17-17.

Beberapa kali Shi juga melaku­kan sejumlah kesalahan. Namun, perolehan poin Nishimoto terhenti di angka 17, sedangkan lawannya terus melaju hingga set kedua di­tutup dengan kemenangan 21-17 untuk Nishimoto.

Pada partai ketiga, ganda Jepang, Keigo Sonoda/Yuta Watanabe, dikecundangi Li Junhui/Liu Yuchen dengan skor 21-17, 19-21, dan 20-22. Pertarungan di sektor itu juga berlangsung sangat sengit.

Sonoda/Yuta sempat mem­buat ganda Tiongkok tersebut kesulitan, namun akhirnya bisa memastikan kemenangan dalam pertandingan yang berdurasi 70 menit. Kemenangan Li/Liu pun memastikan trofi juara ke pang­kuan Negeri Tirai Bambu.

Tiongkok memastikan gelar ke-10 di ajang Piala Thomas atau tertinggal tiga gelar dari capaian Indonesia.

Bagi Tiongkok, kemenangan ini menjawab kritik yang dilon­tarkan banyak pihak menyusul kegagalan meraih Piala Thomas 2018 dalam dua edisi terakhir.

"Kemenangan ini benar-benar melegakan bagi kami semua karena kami bisa menghapus da­haga gelar,"  kata pelatih kepala timnas bulu tangkis Tiongkok, Xia Xuanze.

Timnas bulu tangkis Tiongkok resmi memulai era baru dengan menunjuk duet Xia Xuanze dan Zhang Jun sebagai kepala pelatih yang menggantikan Li Yongbo sejak Maret 2017. Xia Xuanze yang pernah menjadi juara dunia bertanggung jawab menan­gani sektor tunggal, sedangkan Zhang Jun yang menjadi peraih dua medali emas Olimpiade memegang sektor ganda.

"Kami dikritik oleh pers dalam beberapa tahun terakhir, jadi ini merupakan kemenangan besar bagi kami," ujar Xia. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA