Liga sepak bola untuk usia 12 tahun ini digelar di sejumlah kota antara lain Surabaya, Bandung, Malang, Yogyakarta, Semarang, dan Jakarta. Selain dari cakupan wilayah yang lebih luas, tim peserta juga bertambah yakni 30 tim sepak bola usia dini.
"Pemerintah bersyukur dan ucapkan terima kasih kepada semua pihak termasuk orang tua Egy, pelatihnya, orang tua angkatnya, guru-gurunya di SKO Ragunan dan semua media massa sehingga Egy menjadi anak Indonesia pertama yang bermain di Eropa," kata Menpora di Jakarta, Rabu malam (14/3).
"Kalian (peserta OSYSL) harus bisa menjadi Egy baru dan menjadi kebanggaan bagi Indonesia," sambungnya.
Sedang Pelatih timnas junior Indonesia Indra Sjafri juga merasa senang atas terselenggaranya kegiatan sepakbola usia muda khususnya usia 12 tahun ke bawah, di dunia juga ada tiga kelompok pembinaan yakni U-(6-12), U-(13-15), U-(16-17 dan 19).
"Khusus untuk grassroot usia 11 tahun kebawah ini tidak ada piala dunianya, AFF dan AFC nya di usia 12 tahun ini baru muncul semangat kompetisinya, even turnamen itu juga harus dijadikan ajang kompetitifnya tanpa menargetkan juara menjadi tujuan utama," ujar Indra.
[wid]
BERITA TERKAIT: