Dia mengaku sudah puas dengan prestasi yang telah ditoreÂhkannya. Sejauh ini sudah 11 medali emas di Kejuaraan Dunia berhasil diraihnya.
"Banyak orang menanyakan itu pada saya. Namun (Olimpiade 2020) terlalu jauh," tuturnya.
Pelari 30 tahun ini memperoleh triple-triple di ajang olimÂpiade, yakni meraih tiga medali emas di setiap olimpiade tiga kali berturut-turut.
Namun, salah satu medalinya harus rela dicabut karena salah satu rekan pelarinya, Nesta Carter, tak lolos tes doping.
Hasil itu pun membuat keempat pelari Jamaika, Bolt, Carter, Michael Frater, dan Asafa Powell, didiskualifikasi sebagai pemeÂnang Olimpiade Beijing 2008 di cabang estafet 4x100 meter.
"Itu sesuatu yang telah terjadi. Saya menyelesaikan pekerjaan di bidang olahraga itu. Saya sangat menghargainya," tuturnya.
Kini Bolt sedang berkonsentrasi pada Kejuaraan Dunia di London, Inggris, pada Agustus tahun ini. "Saya selalu memberi tahu diri sendiri ini musim terakhir, jangan khawatir. Keluarkan saja semuanya, ini demi para fans'," ujarnya.
Soal target, Bolt enggan berspekulasi. "Kita lihat apa yang akan terjadi. Hal baiknya, saya tak cedera di Januari atau Februari. Semoga ini jadi pertanda baik. Semoga berjalan dengan baik," tutupnya. ***
BERITA TERKAIT: