Ajang Aegon sangat bersejarah bagi karier Nadal. Pasalnya, setelah menjuarai Aegon pada 2008, petenis 30 tahun itu juga menang gelar Wimbledon pertamanya.
"Ini adalah memori yang hebat bagi saya dan inilah cara terbaik untuk mempersiapkan diri menuju Wimbledon," katanya.
Direktur Aegon Championships, Stephen Farrow menuturkan, Rafa sapaan akrab Nadal adalah salah satu petenis terbaik sepaÂnjang masa dan masuk dalam jajaran terpopuler yang pernah bermain di Queen's Club.
"Bisa terlibat di jajaran pemain Aegon, bertepatan dengan perÂluasan kapasitas lapangan, adalah kabar luar biasa bagi turnamen ini, penonton, dan sponsor kami," ungkapnya.
Petenis berjuluk Raja Tanah Liat itu akan bergabung dengan petenis nomor satu dunia saat ini, Andy Murray dalam turnamen Aegon. Murray sebelumnya telah berkomitmen akan terus tampil di ajang ini.
Pada Aegon 2016, Murray sukses mencetak sejarah dengan meraih gelar pada turnamen Aegon Championship. Gelar tersebut didapatkan setelah menaklukan Milos Raonic dengan skor 6-7, 6-4, 6-3.
Kemenangan tersebut menjadikan Murray petenis pertama yang memenangkan lima gelar di Queen's Club. Petenis berusia 29 tahun tersebut memutus rekor John McEnroe, Boris Becker dan Roy Emerson yang sebelumnya mengoleksi empat gelar. ***
BERITA TERKAIT: