Bottas Kandidat Suksesor Rosberg

Formula 1

Senin, 26 Desember 2016, 09:51 WIB
Bottas Kandidat Suksesor Rosberg
Nico Rosberg/Net
rmol news logo Valtteri Bottas kini jadi kan­didat kuat driver tim Mercedes. Namun tim asal Jerman itu me­negaskan akan pelan-pelan dan hati-hati mengambil keputusan.

Bottas memang santer diberi­takan sedang didekati Mercedes untuk menggantikan posisi Nico Rosberg yang pensiun. Kemungkinannya semakin besar setelah Williams, tim Bottas saat ini, kuat dikabarkan kembali mengontrak Felipe Massa.

Massa, yang sempat memu­tuskan pensiun di akhir musim 2016 ini, disebut-sebut telah menarik keputusannya dan men­erima tawaran Williams. Tim Williams memang butuh pen­galamannya untuk mendampingi Lance Stroll, pebalap rookie yang sedianya diangkat jadi pengganti Massa.

Jika Massa resmi kembali, maka kursi di Williams terisi penuh yang pada akhirnya mem­buka jalan Bottas ke Mercedes. Williams malah sebelumnya sudah menyatakan siap melepas­kan pebalap asal Finlandia itu.

Mercedes tak menampik jika Bottas tengah dipertimbangkan. Tapi mereka tak bisa buru-buru memutuskan karena perlu meng­hormati kepentingan Williams.

"Kami masih belum membuat keputusan karena itu melibatkan lebih dari sekadar pebalap dan tim kami. Kami harus punya re­spek terhadap tim-tim lain," kata Direktur Eksekutif Mercedes Toto Wolff.

"Valtteri adalah sebuah opsi tapi kami juga tahu betapa pent­ingnya dia untuk Williams. Ini adalah situasi yang sensitif yang membuat kami perlu bergerak hati-hati, jadi kami memutuskan untuk pelan-pelan menangan­inya," ujarnya seperti dikutip Motorsport.

Sedang driver Red Bull Racing, Max Verstappen, dino­batkan sebagai olahragawan terbaik di Belanda tahun ini. Dia mengalahkan para peraih medali emas Olimpiade 2016.

Di awal musim F1 2016, Verstappen sebenarnya hanya berstatus pebalap Toro Rosso, tim kedua Red Bull di ajang balap tersebut. Namun, meny­usul performa kurang oke Daniil Kyvat di beberapa seri bersama Red Bull membuat Verstappen dipromosikan.

Baru tampil bersama Red Bull, Verstappen membuat sensasi dengan langsung memenangi balapan debutnya di GP Spanyol. Setelah itu nama Verstappen mu­lai naik daun dengan enam kali finis lima besar, termasuk empat podium, dari delapan balapan pertamanya.

Verstappen lantas finis posisi kelima di klasemen akhir musim lalu dengan 204 poin, lebih baik dari pebalap kawakan asal Ferrari, Kimi Raikkonen, yang finis posisi keenam.

Meski demikian, Verstappen tak lepas dari kritik sepanjang musim lalu terkait gaya mem­balapnya yang dianggap ugal-ugalan dan membahayakan pe­balap lain. Sebut saja Sebastian Vettel dan Raikkonen pernah mengeluhkan itu.

Atas performa okenya bersama di musim perdananya bersama Red Bull, Verstappen pun didapuk sebagai atlet Belanda terbaik tahun ini. Pemuda 19 tahun itu mengalahkan atlet selancar angin Dorian van Rijsselberghe dan per­enang Ferry Weertman - keduanya peraih medali emas di Olimpiade 2016 -. Lalu Verstappen juga menggunguli pebalap sepeda Tom Dumoullin dan speed skater Sven Kramen. ***
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA