Kapten Spurs itu memandang timnya tak siap secara fisik mauÂpun mental untuk meladeni Liga Champions yang telah dipastikan tersingkir setelah kekalahan 2-1 di Monaco pada Matchday 5 (24/11). Hasil itu membantu AS Monaco menjadi pemuncak klasemen dengan Leverkusen menemani mereka lolos ke babak 16 besar sebagai runner up.
Lloris bilang,
The Lily Whites tak siap fisik maupun mental unÂtuk hadapi ketatnya persaingan di Liga Champions. "Mungkin kami tidak siap tampil di Liga Champions dan Liga Primer Inggris secara bersamaan. Kami harus mempertanyakannya keÂpada diri kami masing-masing tentang kegagalan ini," kata Lloris dikutip
Sky Sport. Spurs hanya berhasil memeÂtik 4 poin dari 5 pertandingan sejauh ini, sementara CSKA di dasar klasemen grup dengan 3 poin. Makanya, pada laga di matchday 6 nanti akan sama dengan pertandingan kualifikasi untuk menuju ke babak sistem gugur Liga Europa UEFA. Spurs hanya butuh sebuah kemenanÂgan, sementara CSKA harus meÂnang untuk bisa membuat merÂeka bertahan di salah satu dari kompetisi skala Eropa. "Semua orang di klub sangat bersemanÂgat tampil di Liga Champions, begitu pula para pemain di tim ini. Sayang, kami gagal. Kami masih akan berjuang untuk di Liga Eropa," jelasnya.
Sementara, meski gagal di Liga Champions, punggawa Spurs Harry Kane yakin timnya bisa meraih gelar juara musim depan. Bomber asal Inggris ini percaya Spurs sedang menuju ke sana. Punya skuat muda yang potensial, manajer yang bagus, dan stadion baru yang dibangun, Spurs dinilai mulai bersiap diri jadi tim besar Eropa.
"Kami punya segalanya di tempat yang tepat. Kami punya segalanya tersedia untuk jadi salah satu klub top di Eropa," tegasnya.
Sementara itu CSKA belum meraih kemenangan di kompetisi musim ini dan 3 poin mereka datang dari hasil imbang melaÂwan Leverkusen (dua kali) dan Monaco. Tottenham Hotspur di sisi lain telah kalah 2 kali dari Monaco dan sekali dari Leverkusen. Kemenangan mereka satu-satunya di kompetisi adalah melawan CSKA di Moscow pada Matchday 2. ***
BERITA TERKAIT: