Vargas sesumbar bisa menjungkalkan Pacquiao karena lebih unggul dari segi apapun dibanding lawannya itu.
"Saya jelas punya kelebihan dibandingkan dia, kekuatan, kecepatan dan usia lebih muda," kata Vargas dalam jumpa pers terakhir jelang pertarungan dikutip
LA Times, kemarin.
Bila dibandingkan dengan Pacquiao jelas petinju Amerika Serikat ini memang lebih muda. Saat ini Vargas baru menginÂjak usia 27 tahun, sedangkan Pacquiao 10 tahun lebih tua.
Dari sisi catatan pertarungan, Vargas memang baru menÂjalani 28 pertarungan dan sekali mencatat kekalahan. Hal itu ditambah hasil manis dari cataÂtan kemenangan KO di mana petinju yang dijuluki
La Nueva Generacion (Generasi Baru) ini terbilang cukup lumayan dengan 10 kali.
Tapi bicara pengalaman jelas Pacquiao lebih unggul. Sebanyak 66 kali pertarungan pernah dilakoni dan meraih 38 kali kemenangan KO. Tapi soal kekalahan,
Pacquiao lebih banyak merasakan, enam kali, dan hal inilah yang jadi ukuran kalau Vargas merasa lebih segala-galanya dari lawannya.
Meski demikian, dengan seÂgala persiapan yang dirasa cukup mumpuni Vargas optimis bisa mengalahkan Pacquiao.
"Tim saya telah membantu saya untuk meningkatkan kualiÂtas jelang melawan Pacquiao. Kecepatan, kekuatan, pengalaÂman dan mental bertarung menÂjadi hal yang terus diasah selama persiapan. Saya siap mengalahÂkan Pacquiao. Saya ini juara dunia," tuturnya.
Sementara Pacman-julukan Pacquiao yang kini berusia 37 tahun itu memlih membumi. Meski lebih senior, dia tak mau meremehkan Vargas.
"Dia adalah seorang juara, jadi saya tidak akan memandang sebelah mata. Saya akan melakuÂkan yang terbaik di atas ring nanti," ujarnya dikutip
Boxing Scene. ***
BERITA TERKAIT: