Bertanding di Artemio Franchi, dini hari kemarin WIB Roma gagal memaksimalkan peluang-peluang meski menÂdominasi pertandingan. Mereka kecolongan oleh gol Milan Badelj di menit ke-82.
Spalletti mengakui timnya agak menurun di babak kedua, tapi juga menilai Fiorentina puÂnya kualitas memadai sehingga bisa memanfaatkan itu.
"Itu adalah laga yang bagus, ada dua tim luar biasa yang memainkan sebuah laga yang pantas dengan kualitas merÂeka. Sekali kami menggenggam pertandingan, seharusnya bisa lebih gigih dan menuntaskan kesempatan kami," kata Spalletti kepada
Mediaset.
Meski demikian, Spalletti punya kritik untuk wasit dan hakim garis. Dia menilai Roma layak mendapatkan penalti setÂelah Edin Dzeko terjatuh karena ganjalan dari Nenad Tomovic di babak pertama.
Sementara pada gol Fiorentina, ada bau
offside di sana. Nikola Kalinic yang berada di jalur tendangan berdiri dalam posisi
offside dan dinilai mengganggu pandangan kiper, sehingga panÂtas dihukum pelanggaran.
"Itu adalah penalti karena dia mengantisipasi laju umpan dan berlari menjemput bola. Tapi apapun itu, kami cuma bisa berurusan dengan apa yang tergantung pada kemampuan kami. Ini kekalahan yang meÂnyakitkan, karena tim tak layak kalah," tandasnya.
Roma sejak awal bermain lebih dominan dalam penguaÂsaan bola dan lebih banyak melepaskan percobaan.
Tapi penyelesaian akhir yang buruk membuat sejumlah kesÂempatan terbuang. Sementara Fiorentina malah tampil efisien dan berhasil mencuri gol lewat Badelj di menit ke-82.
Fiorentina, dengan penguaÂsaan bola 46%, tercatat punya delapan upaya yang separuhnya mengarah ke gawang. Roma meÂlepaskan 14 tembakan dengan hanya tiga yang tepat sasaran seperti dilansir
ESPN. Kekalahan ini menahan Roma di peringkat tiga dengan nilai tujuh dari empat pertandingan. Sementara Fiorentina ada di posisi delapan dengan enam poin dari tiga laga. ***
BERITA TERKAIT: