Bagi dua driver tim Pertamina Campos Racing yang didukung Jagonya Ayam KFC Indonesia ini, sirkuit sepanjang 7,004 kiloÂmeter ini bukan tempat yang asing, bahkan diraÂsakan sangat spesial.
Sean cukup berpenÂgalaman tampil di SPA sejak berlaga di F3 Eropa dan F3 Inggris di musim 2014. Pada tahun itu, Sean tiga kali naik podium saat tampil pada F3 Inggris di sirkuit legendaris ini. Pada tahun 2015, Sean juga dua kali balapan di sirkuit ini. Sementara Evans, pada tahun 2015 yang membalap bersama tim Russian Times, finis di posisi kedua pada balapan feature. Adapun tim Campos Racing juga menemÂpatkan pebalapnya Arthur Pic di podium ketiga pada balapan sprint. Artinya sirkuit SPA sudah cukup akrab bagi para pebalap dan tim Campos Racing.
"Saya yakin pada balapan di SPA kami bisa meraih hasil yang lebih bagus. SPA tempat yang sangat spesial dan kami sangat menyukai karakter sirkuit ini," kata Sean.
Sirkuit SPA dikenal sebagai sirkuit klasik. Sirkuit ini berkaraÂkter cepat dengan tantangan 19 tikungan.
Untuk balapan GP2, dengan karakter sirkuitnya SPA tercatat sebagai sirkuit tercepat kedua setelah Baku City. Di sirkuit SPA para pebalap dalam setiap putaran rata-rata bisa menggeber mobil dalam kecepatan antara 217km / jam sampai 305km/jam. Namun, ini hanya bisa dilakukan jika balapan berlangsung dalam cuaca yang cerah dan lintasan yang kering.
Dari sisi persiapan, Sean dan Evans sudah menjalani tes simuÂlator di markas Campos Racing di Valencia Spanyol pada Selasa lalu. Keduanya juga berlatih fisik secara rutin jelang balapan. Sementara tim Campos sudah bekerja keras selama tiga pekan untuk mendapatkan setingan mobil yang pas. ***
BERITA TERKAIT: