Guardiola menjelaskan, dia tidak hanya mengandalkan strategi menyerang dengan penguaÂsaan bola. Dia juga butuh kiper yang bisa membangun serangan dari belakang. Hal itulah yang tidak dimiliki Hart.
"Saya tumbuh dari usia 13 tahun dengan ide membangun permainan dari lini belakang untuk membuat lebih banyak peluang dan kemasukan lebih sedikit gol," kata Guardiola.
Guardiola juga mengungkapkan strategi
The Citizens. "Ketika anda bisa membangun serangan dari kiper ke bek bek tengah, bek sayap, gelandang bertahan, semuanya terasa cair. Hal tersebut membuatnya kian mudah," ungkapnya.
Sementara itu Hart terus berpacu dengan waktu mencari klub baru.
The Daily Mail mengatakan, Hart percaya bahwa Guardiola sudah memutuskan tidak menggunakan jasanya, sebelum musim lalu berakhir.
Guardiola telah memainkan Willy Caballero sebagai starter di semua laga City musim ini dan sang manajer tinggal sedikit lagi juga bakal mendaratkan Claudio Bravo, yang bakal membuat Hart menjadi kiper ketiga di Etihad.
Hart bahkan baru tahu nasibÂnya di City ketika dia baru kemÂbali untuk mengikuti pra-musim bersama klub, usai membela Inggris di timnas Euro 2016 dan menjalani liburan musim panas.
Hingga kini, kiper nomor satu Inggris itu terus dikaitkan dengan rencana transfer ke Everton dan Liverpool. Namun tingginya gaji yang ia terima sepertinya bakal menjadi penÂghalang terbesar kepindahannya ke klub lain.
Sementara bek baru AS Monaco, Djibril Sidibe membeberkan sebuah fakta menarik mengeÂnai kepindahannya ke Monaco. Dia memilih bergabung ke klub asuhan Leonardo Jardim itu usai menolak tawaran Arsenal pada bursa transfer kali ini. "Monaco memiliki ambisi yang besar unÂtuk berpartisipasi di Eropa dan bermain di Liga Champions," ujarnya.
Bek 24 tahun itu merupakan salah satu pemain terbaik Lille di Ligue 1 musim lalu. Dia tampil kokoh di lini pertahanan Lille sehingga menarik perhaÂtian sejumlah klub. ***
BERITA TERKAIT: