Ratu Tenis Sejagat Tersingkir

Olimpiade

Kamis, 11 Agustus 2016, 09:26 WIB
Ratu Tenis Sejagat Tersingkir
Serena Williams/Net
rmol news logo Nasib buruk dialami ratu tenis dunia, Serena Williams. Petenis Amerika Serikat itu harus pulang lebih awal meny­usul Novak Djokovic.

Adik kandung Venus Williams itu ditumbangkan Elina Svitolina (Ukraina) di babak ke­tiga di Olympic Tennis Center, Rio de Janeiro. Dia kalah dua set langsung dari lawannya itu dengan skor 4-6 dan 3-6.

Kekalahan Serena ini adalah sebuah kejutan besar. Selain karena statusnya sebagai unggulan teratas, Serena juga selalu menang dalam empat pertemuan sebelumnya dengan Svitolina.

Sebelumnya Serena menelan kekalahan pertama di nomor ganda putri.

Hal serupa dialami petenis nomor Wahid putra, Novak Djokovic yang menelan dua kali kekalahan. Di nomor tunggal dan ganda.

"Rasanya tidak nyata, dan saya masih tak percaya bisa memenangi pertandingan ini," aku Svitolina usai laga.

Di babak perempatfinal, Svitolina akan menghadapi petenis Republik Ceko, Petra Kvitova, yang lolos setelah mengalahkan Ekaterina Makarova (Rusia) dengan skor 4-6, 6-4, dan 6-4.

Unggulan kedua, Angelique Kerber juga lolos ke perem­patfinal setelah menyingkirkan Samantha Stosur (Australia) dengan skor 6-0, 7-5 dan selan­jutnya akan melawan Johanna Konta (Inggris Raya).

Kebahagiaan juga tengah dirasakan Andy Murray dan Rafael Nadal yang menjaga asanya meraih medali di Olimpiade 2016 usai melaju ke ba­bak ketiga setelah mengalahkan lawan-lawannya.

Murray mengatasi perlawanan petenis Argentina, Juan Monaco dua set langsung dengan skor 6-3 dan 6-1 pada pertandingan babak kedua di Olympic Tennis Center, kemarin.

Lawan yang akan dihadapi Murray di babak ketiga adalah petenis Italia, Fabio Fognini. Fognini lolos dari babak kedua setelah menang atas wakil Prancis, Benoit Paire, dengan skor 4-6, 6-4, dan 7-6(5).

Sementara , Nadal mengalah­kan Andreas Seppi (Italia) 6-3 dan 6-3. Dia selanjutnya akan bertemu petenis Prancis, Gilles Simon. "Ini adalah event yang cuma Anda jalani empat tahun sekali. Saya cuma ingin me­nikmatinya," tutur Nadal.

Kabar lainnya torehan positif berhasil diraih kontingen Inggris Raya dari cabang olaha­raga renang. Dua medali perak berhasil diraih perwakilan mereka dari kategori yang ber­beda. Dari cabang tunggal putri 200m, perenang kebanggan Inggris Raya, Siobhan-Marie O'Connor berhasil meraih medali perak.

Meski hanya finish di tempat kedua, O'Connor merupakan perempuan Inggris pertama yang meraih medali di ca­bang 200m dalam kompetisi Olimpiade.

Medali perak juga diraih James Guy, salah satu perwaki­lan tim renang Inggris di nomor estafet 4 x 200 m Inggris.

Torehan dua medali perak dari cabor renang itu kini mem­buat Inggris Raya berada di per­ingkat 11 klasemen sementara perolehan satu medali emas, tiga medali perak dan dua medali perunggu.

Namun di gegap gempit­anya gelaran Olimpiade, gan­guan keamanan di perhelatan akbar itu belum juga sirna. Lusinan awak media men­jadi korban saat menumpang bus Transolimpica yang men­gantarkan mereka dari venue Olimpiade ke markas media di Rio de Janeiro, Brasil, Selasa (09/08/16) pukul 19.30 waktu setempat.

Laman Sky Sports, melapor­kan kaca jendela belakang bus dilempar hingga pecah saat bus berangkat dari zona Deodoro menuju markas media, Main Media Centre. "Terdengar bunyi keras dari luar jendela," kata seorang fotografer dari Asosiasi Pers Inggris.

Awak media bependapat bahwa penyebab kaca pecah adalah tembakan senjata api. "Tidak mungkin benda lain, pasti ada yang menembaki bus," kata penumpang dari Amerika Serikat, Lee Michaelson.

Serangan itu berasal dari sebuah objek di sekitar bus. Akibat peristiwa itu, dua orang menjadi korban dengan luka ringan.

Belum ada informasi lanjutan mengenai penyebab dan pelaku dari IOC atau pun pihak berwa­jib Rio de Janeiro. ***
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA