Dikutip dari The Score, Senin 16 Februari 2026, hingga saat ini, Norwegia mengoleksi 12 emas, 7 perak, dan 7 perunggu dengan total 26 medali. Italia berada tepat di belakang dengan 8 emas, 4 perak, dan 10 perunggu dengan total 22 medali. Amerika Serikat (AS) dan Jepang sama-sama mengumpulkan 17 medali, disusul Prancis dan Jerman dengan masing-masing 15 medali.
Keperkasaan Norwegia dipimpin oleh bintang ski lintas alam Johannes Hoesflot Klaebo, yang kini memegang rekor sembilan medali emas Olimpiade Musim Dingin sepanjang kariernya. Berkat kontribusinya, Norwegia menjadi satu-satunya negara yang sudah menembus dua digit emas di Olimpiade kali ini.
Sementara itu, Italia sedang menikmati penampilan terbaik sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Olimpiade Musim Dingin. Dengan total 22 medali, mereka telah melampaui rekor lama 20 medali yang diraih pada Olimpiade 1994. Masih tersisa sekitar satu pekan kompetisi, sehingga peluang Italia menambah koleksi medali masih terbuka lebar.
AS juga menunjukkan peningkatan performa setelah start yang kurang meyakinkan. Atlet seluncur cepat Jordan Stolz telah menyumbang dua dari lima emas AS dan masih berpeluang menambah medali di nomor lintasan panjang.
Sementara Kanada akhirnya meraih emas pertamanya pada hari kesembilan pertandingan lewat Mikael Kingsbury di nomor dual moguls, yang menjadi medali Olimpiade kelima sepanjang kariernya. Ke depan, Kanada dan Amerika diprediksi akan kembali bersaing ketat, terutama di cabang hoki es, baik putri (yang hampir pasti mempertemukan keduanya di final) maupun putra.
BERITA TERKAIT: