Indonesia Rebut Medali Perdana

Perak Dari Sri Wahyuni

Senin, 08 Agustus 2016, 08:33 WIB
Indonesia Rebut Medali Perdana
Sri Wahyuni/Net
rmol news logo Indonesia merebut medali pertamanya pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro Brazil kemarin pagi WIB. Atlet angkat besi putri Sri Wahyuni berhasil mempersembahkan perak bagi Indonesia pada kelas 48 kg.

Sri Wahyuni mencatat total angkat 192 kg, sementara med­ali emas diraih lifter Thailand Tanasan Sopita yang membuku­kan angkatan 200 kg. Medali pe­runggu didapat Miyake Hiromi dari Jepang dengan angkatan total 188 kg.

Dalam pertandingan yang ber­langsung di arena Riocentro tersebut persaingan ketat terjadi di antara tiga lifter Asia itu. Wahyuni yang bobot badannya lebih ringan dari Tanasan, mencoba angkatan clean and jerk terakhir 115 kg untuk bisa meraih emas, namun gagal sehingga harus puas dengan medali perak.

Keberhasilan Wahyuni meraih perak, sekaligus medali pertama bagi kontingen Indonesia di Olimpiade 2016 ini juga disak­sikan langsung oleh Menpora Imam Nahrawi, Ketua KOI Erick Thohir dan Ketua Umum PABBSI Rosan Ruslani.

"Sri Wahyuni memang banyak kemajuan khususnya setelah kita berlatih di Afrika Selatan bulan lalu," kata manajer tim angkat besi Indonesia Alamsyah Wijaya.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengharap­kan keberhasilan Sri Wahyuni meraih perak Olimpiade 2016 dapat menambah semangat juang rekan-rekannya dalam pesta olahraga sejagat itu.

"Saya menyaksikan langsung, semangat juang Sri Wahyuni perlu diikuti atlet-atlet Indonesia lainnya," kata Menpora di arena Riocentro.

"Yuni ini masih muda dan produktif sehinggq saya ya­kin untuk Olimpiade berikut­nya akan meningkatkan raihan medalinya. Selamat ya Yuni, bonus dari pemerintah sebesar 2 M telah menjadi hakmu," kata Menpora dengan haru.

Peluang menambah medali, kata Menpora, masih terbuka lebar karena Olimpiade baru dimulai sehari. "Bukan hanya dari angkat besi, saya tetap opti­mistis ada tambahan medali bagi Indonesia pada cabang lainnya," ujar Menpora.

"Emas ini saya persembahkan untuk Pak Djoko (Pramono). Beliau sudah seperti bapak saya sendiri. Medali ini juga saya persembahkan buat semua orang yang berulang tahun pada Agustus, termasuk kemerdekaan Indonesia," kata Yuni, setelah penyerahan medali.

Djoko merupakan Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Binaraga, dan Angkat Berat (PB PABBSI). Yuni mengaku, sebelum berang­kat ke Rio, dia mendapat pesan dari Djoko untuk memberikan yang terbaik bagi negara.

"Saya selalu minta kepada orangtua supaya didoakan agar berhasil. Soal bonus, saya nggak mau mikir itu dulu. Fokus lati­han yang penting dan berpresta­si," ujar mahasiswi Universitas Bhayangkara tersebut. ***

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA