Schweinsteiger 'Dijajakan' Ke Italia

Dikucilkan Mourinho

Jumat, 05 Agustus 2016, 09:14 WIB
Schweinsteiger 'Dijajakan' Ke Italia
Bastian Schweinsteiger/Net
rmol news logo Jose Mourinho dituding memperlakukan Bastian Schweinsteiger tidak pantas dengan mengucilkannya dari tim Setan Merah.

Direktur Bayern Munchen, Karl-Heinz Rummenigge, mengaku sulit percaya dengan perlakuan Manchester United terhadap Schweinsteiger.

Sang gelandang belum lama ini dipaksa berlatih bersama tim U-21, usai beredar laporan bahwa manajer Mourinho me­mintanya keluar dari klub.

Rummenigge mere­spons laporan tersebut dengan membuka pintu akan kembal­inya sang pemain ke Bayern, meski manajer Carlo Ancelotti den­gan cepat mem­bantah rumor mengenai hal tersebut. "Saya tidak bisa mempercayainya. Bayern Munchen tidak akan pernah memper­lakukan­nya sep­erti itu," kata Rummenigge.

Bekas pelatih Bayern Munchen, Ottmar Hitzfeld menyebut perlakuan Mourinho kepada Schweinsteiger merupakan sebuah per­bua­tan ter­cela.

Gelandang 32 tahun ini dikabarkan tidak masuk dalam rencana Mourinho, sehingga ia tidak diikutsertakan pada laga pra musim Setan Merah, dan parahnya lokernya di tim utama MU dipin­dahkan ke tim cadangan setan merah.

Hitzfeld selaku pelatih yang memberikan debut kepada Schweinsteiger mengaku tidak habis pikir dengan perlakuan Mourinho kepada mantan anak asuh­nya tersebut. "Mourinho telah menunjukan ketidakhormatan­nya kepada seorang pemain yang hebat. Schweinsteiger adalah seorang pemain kunci, dia seorang juara Dunia," kata Hitzfeld.

Akibat hal itu Schweinsteiger memilih opsi hengkang dari Old Trafford. Agen gelandang 32 ta­hun Jerman itu sudah me­nawarkan kliennya ke klub-klub top Serie A, di antaran­ya AC Milan, Inter Milan, Juventus, dan Lazio. Kantor berita Calciomercato Lazio menjadi peminat paling se­rius. Kendala utamanya adalah gajinya yang sangat mahal. Di MU, Schweinsteiger menerima gaji 6 juta Euro per tahun.

Sementara itu pelatih Leicester City, Claudio Ranieri mengatakan, masih bisa mendatangkanpemain baru pada bursa musim panas ini. Menurutnya, segalanya masih bisa terjadi hingga hari terakhir bursa transfer pemain.

The Foxes sendiri baru saja sukses mendatangkan winger muda Polandia, Bartosz Kapustka. Namun Ranieri menolak menyebut Kaputska sebagai rekrutan terakhirnya musim panas ini.

Leicester City sendiri akan berhadapan dengan Manchester United di ajang Community Shield (7/8) malam. Sepekan ber­selang, juara Premier League ini akan memulai musim baru dengan bertemu Hull City. ***

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA