Netizen di Tanah Air mempopulerÂkan tanda pagar desakan pergantian Menpora. Netizen kecewa terhadap Menpora Imam Nahrawi karena perÂmasalahan sepakbola berlarut-larut.
Kemarin pagi sekitar pukul 02.40 WIB hingga 07.00 WIB, hashtag #GantiMenpora disebutkan oleh ribuan pengguna Twitter saat menÂgomentari kinerja Imam Nahrawi.
Kemunculan hashtag #GantiMenpora diduga menyusul pernyataan keras bekas Menpora Adhyaksa Dault di acara di salah satu stasiun televisi yang bertema, "PSSI Antara Hidup dan Mati," Selasa malam (1/3).
Sebelum acara tersebut selesai, Adhyaksa mendesak pergantian Menpora jika tidak segera mengakhÂiri pembekuan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Nah, pernyataan Adhyaksa dirÂespons masyarakat pecinta sepakÂbola Tanah Air yang rindu kegiatan persepakbolaan nasional kembali normal. Mereka mempopulerkan hashtag #GantiMenpora.
Pantauan
Rakyat Merdeka, mayoritas netizen mendukung pernyataan Adhyaksa. Publik media sosial mempertanyakan apa prestasi Imam Nahrawi selama menjabat Menpora. Hingga kini politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu hanya menjanjikan bantuan keuangan bagi pembalap F1 Rio Haryanto. Permasalahan sepakÂbola yang berlarut-larut pun disebut gara-gara Menpora.
Ada ribuan netizen menyuarakan perÂgantian Menpora. Di antaranya, akun @ kopdicky menyarankan Presiden Joko Widodo mencopot Imam Nahrawi dari jabatannya.
"Pak Jokowi pilih menteri kok seÂmena-mena kayak dia, ngatur terus tanpa ngasih solusi yang pasti. Kita rindu sepakbola pak! #GantiMenpora," tulisnya.
Akun @OngisRevolution juga mengeluh pemerintah lama menyelesaikan permasalahan sepakbola, "GANTIMENPORA! #GantiMenpora. Kami rakyat bola sudah muak sama semua ini!" cuitnya.
Akun @peppramu menilai, Imam Nahrawi tidak paham permasalaÂhan olahraga nasional dan baÂgaimana mengatasinya. "Gapatar!! Nggak pake ntar!! #GantiMenpora #GantiMenpora #GantiMenpora #GantiMenpora. Ganti sama yang mengerti olahraga," desaknya.
"Untuk menyelesaikan sepakbola saja hampir satu tahun belum selesai juga, apa lagi masalah cabang olahÂraga yang lain. Dasar nggak becus itu Menpora, kerjanya ngapain aja #gantimenpora," timpal @MuariefAhlun_Nr.
Komentar keras juga disampaiÂkan akun @balkietop. Dia meÂnilai, Menpora Imam Nahrawi hanya menimbulkan masalah, naÂmun tidak mampu memberi solusi. Akibat keputusannya membekukan PSSI, FIFA memberi sanksi kepada persepakbolaan Indonesia.
"Ngacak-ngacak tapi nggak bisa beresin lagi. Watttaawww. #GantiMenpora," ketusnya.
Ada juga netizen yang menyuÂarakan ketidaksukaan terhadap Imam Nahrawi secara berlebihan. Misalnya, akun @GRStengah2x45 menulis, "Jangankan cuma #gantiÂmenpora aja, #suntikmatimenpora pun gw setuju," candanya.
Akun @joe_shades mempertanyaÂkan itikad baik Imam Nahrawi memÂbenahi persepakbolaan. Menurut dia, langkah membenahi persepakbolaan seharusnya tidak menyebabkan FIFA memberi sanksi kepada PSSI.
"Yang membanggakan itu reformaÂsi tanpa banned fifa #GantiMenpora atau mungkin #GantiPresiden kaÂtanya mau ngeberesin, tapi jadi tamÂbah ruwet @jokowi," kicaunya.
Akun @Hoerrijal bilang, Menpora Iman Nahrawi seharusnya membenahi sepak bola Indonesia, tanpa memaÂtikan kompetisi sepakbola Tanah Air.
"@imam_nahrawi seharusnya bisa reformasi tanpa sanksi FIFA. Bahkan melakukan revolusi tapi liga tetap jalan #GantiMenpora," tulisnya meÂnyebut akun Twitter milik Menpora.
Akun @AndreAlviano2 menilai, Imam Nahrawi tidak layak menjabat Menpora. "Pak Presiden, Menpora kita itu lulusan apa? Kok kayak kelakuan anak SD? @jokowi #GantiMenpora," cuitnya menyebut akun Twitter Presiden Jokowi.
Netizen @CharliieFHTmengaÂtakan, pemimpin seharusnya tidak menyusahkan rakyat. Sebab, banyak pihak yang mencari nafkah dari persepakbolaan nasional.
Ada juga netizen yang mengusulkan beberapa figur yang dinilai layak menggantikan Imam Nahrawi. Misalnya, pengguna akun @KojekRapBetawi mengusulkan Presiden mengangkat Bambang Pamungkas alias Bepe, mantan pemain sepakbola nasional.
"#GantiMenpora #BepeJadiMenpora hahaha. Rame nih pasti yang setuju. Hidup mas @ bepe20," tulisnya.
Menanggapi desakan pergantian Menpora, Juru Bicara Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto malah berbalik mengingatkan Adhyaksa Daud.
"Saya hanya ingin menanggapi dengan kalimat 'mulutmu harimaumu'. Sebagai mantan pejabat, seharusnya Pak Adhyaksa Dault berhati-hati berbicara. Tidak selayaknya dia berkomentar sepÂerti itu," ujar Gatot, kemarin.
Gatot bilang, Menpora Imam Nahrawi bersama tim Kemenpora berusaha untuk secepatnya menyeÂlesaikan permasalahan persepakboÂlaan Tanah Air, "Kami optimistis (dapat menyelesaikan permasalahan PSSI) secepatnya," yakin Gatot.
Namun, saat ditanya apakah Kemenpora dapat memastikan Indonesia bisa mengirimkan tim sepakbola mengikuti kejuaraan Asian Games 2018, Gatot tidak bisa memastikan.
"Itu semua tergantung keputusan FIFA nanti bagaimana," jawabnya diplomatis. ***
BERITA TERKAIT: