Artur Szpilka Ditangisi Istri

Wilder Pertahankan Gelar Ketiga Kali

Senin, 18 Januari 2016, 08:12 WIB
Artur Szpilka Ditangisi Istri
Deontay Wilder:net
rmol news logo Deontay Wilder sukses mem­pertahankan sabuk gelar juara kelas berat WBC. Petinju AS itu memukul KO Artur Szpilka pada ronde kesembilan di Barclays Center, New York, kemarin siang WIB.

Kemenangan ini membuat petinju berjuluk Bronze Bomber memperpanjang rekor tak terka­lahkan dengan (36-0, 35 dian­taranya menang KO). Hebatnya lagi, ini merupakan keberhasilan­nya mempertahankan gelar yang ketiga dalam satu tahun terakhir.

Pada pertarungan ini, Wilder mengawalinya dengan kurang meyakinkan. Sementara Szpilka tampil begitu agresif lewat gera­kan serta pukulan cepat yang dia peragakan selama ronde pembuka tersebut.

Tak heran jika petinju yang lebih kurus ketimbang Wilder tampil gesit di pertarungan ini. Sebab ia ingin mencetak sejarah sebagai petinju pertama Polandia yang berhasil memegang sabuk juara kelas berat WBC.

Wilder baru bisa melakukan serangan di ronde keempat. Melalui jab kanannya, juara ber­tahan itu beberapa kali berhasil melukai wajah Szpilka. Di ronde berikutnya, ia mulai merasa nya­man dan petinju jangkung terse­but bahkan berhasil melepaskan pukulan hook kanannya diarah Szpilka.

Namun demikian, Szpilka berha­sil keluar dari tekanan. Wilder terus membombardir pertahanan lawan­nya sampai hidung petinju berusia 26 tahun mengeluarkan darah setelah menerima jab kanan.

Petaka datang di ronde kesem­bilan. Wilder sukses mendarat­kan pukulan hook kanannya yang menempatkan Szpilka terkapar di kanvas dan wasit langsung mengambil inisiatif menghentikan pertarungan set­elah petinju berkepala plontos tersebut tak sadarkan diri.

Para dokter pun berlarian ke atas ring untuk melihat kon­disi Szpilka. Setelah Szpilka mulai sadarkan diri, tim dokter mengambil inisiatif untuk mem­bawanya ke rumah sakit. Istri Szpilka yang menyaksikan per­tarungan itu tak kuasa menahan tangisnya.

"Sekarang saya berada di New York, untuk membuktikan bakat saya. Saya berhasil membuat debut saya dengan membuat sejarah. Belum ada satu gelar juara kelas berat dunia yang bertahan di sini da­lam 115 tahun, namun saya berhasil mencetak sejarah itu," ujar Wilder, pascapertarungan. ***

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA