"Tentunya dalam menayangkan siaran Asian Games kita perlu mengantisipasi dua hal. Pertama acara siaran akan ditonton seluruh dunia jadi jika kita tidak siap akan memalukan kita sebagai bangsa. Penting sekali standarnya harus internasional dan ini perlu diantisipasi. OCA dari presentasinya meminta standar siaran tinggi, diperlukan 51 OB Van, 72 fasilitas produksi di 50 venue dan tim produksi dapat mencapai 5 ribu orang. Kedua mengenai beberapa broadcast center, kemungkinan ada investasi tambahan dari kita semua," urai Ketua Umum KOI, Erick Thohir di Jakarta.
Thohir juga menjelaskan bahwa KOI akan membentuk tim yang nantinya akan bekerja sama dengan media penyiaran tanah air.
"Kita akan membentuk tim, tapi saya juga belum tahu siapa saja karena harus segera bekerja, berkoordinasi dengan beberapa televisi," lanjutnya.
Ketua KOI menyambut baik pertemuan tersebut karena OCA dapat melihat bahwa Indonesia serius dalam menyambut Asian Games. Termasuk melihat dukungan dari seluruh stasiun TV tanah air.
"OCA juga mengatakan bahwa dengan adanya Asian Games ini menaikan standar kualitas produksi kita terutama di olahraga," tutup Presiden Inter Milan itu.
[wid]
BERITA TERKAIT: