PT Liga Indonesia memang berniat menggulirkan ISL yang melibatkan 18 tim. Mereka hanya mengirimkan surat permohonan rekomendasi ke Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).
Sekretaris PT Liga Indonesia, Tigorshalom Boboy mengatakan, pihaknya tidak perlu mengirimkan surat rekomendasi permohonan kepada Tim Transisi. Menurutnya, hanya BOPI yang berhak dikirimi surat permohonan.
"Kalau tidak mau lapor Tim Transisi jangan bertanding. Sekarang pemerintah punya kewenangan untuk mengatur. Kalau tidak mau juga tidak apa-apa," ucap Imam Nahrawi di Widya Chandra, dalam acara syukuran menyongsong tahun 2016 bersama yatim piatu dan kader PKB, di Jakarta Kamis (31/12).
"Kondisi sepak bola seperti ini karena mereka tidak mau mengikuti arahan pemerintah. Jangan membangkang pemerintah," sambung pria asal Bangkalan, Madura tersebut.
Lebih lanjut Imam Nahrawi mengatakan, dirinya tidak akan melarang PT Liga Indonesia menggulirkan ISL jika mau melakukan koordinasi dengan semua unsur, termasuk BOPI dan Tim Transisi.
"Asal mereka mau berubah dan berkoordinasi dengan Tim Transisi, jangan menawar-nawar lagi. Nanti kalau tawar-tawar lagi dikiranya pemerintah yang tidak mau (menggelar kompetisi bola)," tutupnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: