Pada kesempatan ini, Menpora meminta para pemuda, khususnya dari mahasiswa dan alumni Universitas Islam Negeri (UIN) untuk menjadi pelopor dan terus meningkatkan kompetensi di bidang lain selain keagamaan.
Jangan ragu dan minder, Pemuda UIN harus siap menjadi pelopor untuk pemuda-pemuda lainya, karena modal kekuatan moral setidaknya telah melekat dengan ketaqwaan. Karena itu, wajib bagi para pemuda untuk selalu siap meningkatkan kompetensi diri bukan hanya di bidang agama saja, melainkan juga bidang-bidang lain seperti kewirausahaan, IPTEK, olahraga, politik yang baik dan benar dan sebagainya," kata Menpora saat memberikan sambutan.
Menpora menegaskan, negara perlu pemuda-pemuda yang tangguh, berdedikasi, memiliki komitmen, dan ke depan dapat menjadi pemimpin yang akan membuat negeri ini menjadi lebih baik serta menjadi juara dunia dalam segala bidang.
"Cita-cita negeri kita tercinta ada di tangan pemuda. Ke depan akan lahir pemimpin-pemimpin yang berakhlak mulia, yg cinta perdamaian dan menjaga toleransi serta membawa Indonesia menjadi lebih baik," tambah Cak Imam.
Menteri asal Bangkalan, Madura ini juga mengemukakan, para pemuda Indonesia hendaknya jangan pernah berhenti berkarya. Pun jangan pernah berhenti bermimpi karena dalam mimpi-mimpi itu akan ada harapan-harapan di masa yang akan datang.
Youth Involvement Forum 2015 dihadiri sekitar 500 pemuda dari berbagai kalangan. Termasuk sejumlah peserta dari kawasan ASEAN.
[wid]
BERITA TERKAIT: