Demikian dikatakan Wakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosiade kepada wartawan di Jakarta, Senin (19/10)
Menurut Andre, seluruh perangkat pertandingan Piala Presiden 2015, wasit juga hakim garisnya yang mempersiapkan adalah PSSI. Termasuk, keterlibatan grup di Indonesian Super League (ISL).
"PSSI merekomendasi tim yang ikut bermain untuk berjalannya pertandingan Piala Presiden 2015," klaim Andre.
Bandingkan, kata Andre, dengan Piala Kemerdekaan yang digelar Tim Transisi. Kompetisi bikinan Kemenpora ini ternyata tidak berjalan sukses. Terbukti pertandingan berakhir rusuh, hadiah PSMS Medan pun sampai sekarang tak kunjung dibayarkan.
"Yang jelas hingga saat ini pemerintah hanya melakukan pencitraan politik dalam dunia sepak bola. Jadi kita mohon Nahrowi jangan melakukan pembohongan Publik," tukas Andre
.[wid]
BERITA TERKAIT: