Penyakit ini berasal dari Infectious Mononucleiosis disebabÂkan Virus Cytomelago yang terdapat di kelenjar air liur, air seni, lendir leher rahim, sperma, air susu ibu, dan darah.
Selain lewat berciuman, penularan penyakit ini juga dapat melaÂlui transplantasi organ, donor darah, persalinan, dan oral seks. Penyakit ini bisa menimÂbulkan pembengkakan hati dan limfa dan bisa berlangsung berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
"Tenggorokan saya terasa sakit dan saya ingin menghilÂangkannya dengan meminum antibiotik setelah Wimbledon. Sayangnya hal itu tak berjalan dengan baik dan akibatnya sistem kekebalan tubuh saya rendah," kata pemilik nama lengkap Petra Kvitova ini di laÂman WTA.
Petenis peringkat 4 dunia ini merebut gelar di Sydney dan Madrid, Januari dan April. Namun, dia gagal memperlihatkan reputasinya di Australian Open, Roland Garros, atau Wimbleon. Dia juga memÂbatalkan penampilan di Indian Wells serta Miami karena mudah kelelahan. Di Wimbledon 2015 saja, juara bertahan ini menyÂerah di babak ketiga dari Jelena Jankovic. Setelah menang di set pembuka, lalu menghentikan langÂkahnya. ***