Hamilton berhasrat merebut kemenangan kelimanya di musim 2015. Pebalap berusia 29 tahun itu belum lama ini menggagalkan usaha rekan setim sekaligus rival terdekatnya, Nico Rosberg, untuk menciptakan hattrick kemenangan usai menjuarai GP Kanada.
Hamilton mesti melakoni balapan yang berat akibat haÂsil kualifikasi yang buruk di Austria tahun lalu. Mengawali lomba dari urutan kesembilan, pebalap Inggris itu bertarung habis-habisan sehingga bisa finis kedua di belakang Rosberg.
Kali ini, Hamilton tidak mau mengalami momen serupa dan membidik kemenangan sekaÂligus memberikan penonton sebuah tontonan yang menarik. "Apapun yang terjadi Anda bisa yakin bahwa atmosfernya akan luar biasa. Tahun lalu tempat duduknya penuh dan fans di sana benar-benar gila! Jadi aku menantikan balapan untuk mereka," kata Hamilton di
Crash.
"Sekarang waktunya kembali ke jalur yang benar di sebuah sirkuit di mana aku menjalani perÂmulaan yang sangat sulit pada tahun lalu," sambung peraih dua titel juara dunia itu.
"Meski aku kesulitan di kualiÂfikasi, start dari urutan kesembilan, itu adalah balapan yang hebat karena aku sudah berjuang sekuat tenaga," katanya.
"Aku pikir aku berjarak0,4 atau 0,5 di akhir lap pertama dan kemudian tercecer sebelum bisa naik podium, yang mana itu adaÂlah hal yang sangat menyenangÂkan. Tentu saja, aku akan bekerja keras sehingga memiliki peluang yang lebih besar untuk menang pada hari Minggu nanti."
Sedang rivalnya Rosberg juga bertekad menang di Austria. Dia ingin mengobati kekecewaan gagal memenangi GP Kanada pekan lalu.
Rosberg harus puas finis kedua di GP Kanada lalu di bawah Hamilton. Kekalahan ini disebutnya karena hasil kurang maksimal di kualifikasi.
Rosberg bertekad kembali ke jalur kemenangan. Saat ini pebalÂap Jerman itu punya nilai 134 di posisi dua klasemen pebalap, tertÂinggal 17 angka dari Hamilton.
"GP Kanada benar-benar jadi kekalahan pada hari Sabtu untuk saya. Tidak mendapatkan segala sesuatunya dengan baik di kualiÂfikasi sangat menodai kesempatan saya. Tapi saat itu saya punya kecepatan dan itu adalah satu tanda positif yang besar untuk dibawa ke depan dan melakukan serangan maksimal di Austria," kata Rosberg dikutip
Crash.Di musim lalu, Rosberg sukses memenangi GP Austria usai berduel dengan duo Williams, Felipe Massa dan Valtteri Bottas. Kali ini, dia memperkirakan tantangan serupa.
"Tentu saja, kami tidak mendapatkan start yang ideal di kualifikasi saat itu. Tapi kami berhasil mengatasinya pada hari Minggu dan menyenangkan bisa menang," katanya. ***
BERITA TERKAIT: