Lawan Maxwel, Petinju Daud Yordan Latihan 70 Ronde

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 08 Mei 2015, 12:07 WIB
Lawan Maxwel, Petinju Daud Yordan Latihan 70 Ronde
Daud "Cino" Yordan/net
rmol news logo Juara ad interim kelas ringan WBO Asia Pasifik Daud "Cino" Yordan terus menggenjot latihannya jelang duel mempertahankan gelarnya melawan petinju asal Ghana Maxwell Awuku di DBL Arena, Surabaya, 6 Juni 2015. Petinju asal Sasana kayong Kalimantan Barat itu hingga saat ini sudah menjalani sparring sebanyak 70 ronde.

Setelah menjalani pemusatan latihan di kampung halamannya, rencananya, Sabtu (9/5), Daud akan ke Jakarta dan akan memulai latihan di Senayan, dua hari kemudian.

"Sejauh ini Daud dalam kondisi prima untuk tanding. Dia masih terus menggenjot latihannya. Sebagai petinju profesional, dia sudah memahami tugas dan tanggung jawanya dalam berlatih," ujar Damianus, kakak sekaligus pelatih Daud di Jakarta, Kamis malam (7/5).

Damianus berharap nantinya selama menjalani latihan di Jakarta, Daud mendapatkan lawan yang sepadan. Ini diperlukan agar nantinya dalam pertarungan, Daud bisa tampil maksimal.

"Hingga saat ini dia sudah menjalani sparring 70 ronde dengan lawan latih tanding petinju kidal. Saya yakin duel nanti bisa kita upayakan secara maksimal," lanjutnya.

Ditambahkan Damianus, pihaknya sudah mendapatkan rekaman pertandingan lawannya untuk dipelajari. Meski hanya memiliki satu rekaman pertandingan Maxwell, namun Damianus sudah mendapatkan sedikit banyak gaya bertanding Maxwell.

"Kami dapat rekaman pertandingannya tahun 2010. Saya pastikan laga nanti akan menarik karena Maxwell merupakan petinju bertipikal counter boxer, sedangkan Daud dengan gaya fighter," jelasnya.

Sementara itu Raja Sapta Oktohari, promotor pertandingan, memastikan duel nanti tidak akan mudah buat Daud. Pasalnya, Maxwell merupakan petinju yang tidak bisa diremehkan. Ini bisa dilihat dari rekor tandingnya yakni dari 43 duel yang sudah dilakoninya, dia sudah mengemas 40 kemenangan (26 KO), kalah dua kali dan imbang sekali.

"Saya berani memastikan laga nanti jauh lebih menarik dan sengit dibanding duel Manny Pacquiao melawan Floyd Mayweather. Ini dikarenakan kedua petinju sama-sama memiliki gaya bertanding menyerang," ujarnya.

Lawan yang akan dihadapi Daud ini merupakan rekomendasi dari WBO. Selain untuk mempertahankan gelar, duel ini juga sebagai upaya perbaikan peringkat. Daud saat ini masih berada di peringkat 13 kelas ringan WBO.

"Kami berharap dengan duel ini, peringkat Daud bisa menembus lima besar sehingga untuk merebut gelar juara dunia tinggal selangkah lagi," kata Raja Sapta.

Daud semula dijadwalkan akan mempertahankan gelar di Palembang, 26 Mei lalu.Namun karena kendala nonteknis dan kesiapan lawan, duel ditunda dan baru bisa terlaksana pada 6 Juni nanti.[wid]

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA