Padahal striker yang akrab disapa Robinho itu sering didera cidera saat membela klubnya, Santos. Keadaan itu berpotensi mengganggu perÂforma timnas Brasil. Sontak, keputusan itu membuat Santos kecewa berat.
"Saya sangat sedih karena tak bisa membela negara saya di Copa America. Terima kasih untuk semua perhatiannya!," kata Santos.
Sepanjang musim ini Robinho diketahui baru mengikuti laga sebanyak 16 kali, dengan catatan enam gol. Itulah yang membuat Dunga tidak mengkhawatirkan resikonya cidera Robinho.
Pemain yang kini berusia 31 tahun itu sudah memÂbela timnas Brasil sejak tahun 2003. Total sudah 30 gol yang sumbangkannya untuk Tim Selecao. Makanya dia kembali dipercaya kembali menjadi pemain depan timnas Brasil.
"Saya sangat bersyukur. Sebagai seorang profesional harus berpikir tentang apa yang terbaik," jelasnya di Foot Ball Italia.
Menurutnya, baik buruknya sebuah tim tidak tergantung dari satu individu tapi kerja sama di antara pemain.
Meski begitu, dia tidak menampik memang harus ada sosok terbaik dalam lini depan. "Tapi saya akan berusaha tetap memaksimalkan setiap kesemÂpatan."
Kebijakan Dunga membawa nama pemain kawakan berbeda dengan pemain mudanya, Oscar dos Santos.
Gelandang klub Chelsea itu resmi dinyatakan absen membela negaranya di ajang Copa America 2015, karena mengalami cidera. Dunga menÂjelaskan, keputusan mencoret nama Oscar dilakukan setelah berdiskusi dengan tim medis Chelsea.
"Kami pikir dia akan lebih siap untuk kualifikasi Piala Dunia, yang akan dimuÂlai tak lama setelah Copa America," kata Dunga dikutip Soccerway.
Mendengar keputusan Dunga, pemain yang sudah mencapai 45 caps bersama timnas Brasil sejak melakoni debut pada 2011 itu mengaku kecewa.
Copa America akan digelar 11 Juni-4 Juli 2015 mendatang di Chile. Brasil masuk Grup Cbersama Kolombia, Peru, dan Venezuela. ***
BERITA TERKAIT: