Cuma Dapat Rp 1 Triliun, Pacman Merasa Dizalimi

Mega Duel Manny Pacquiao Vs Floyd Mayweather

Senin, 20 April 2015, 07:23 WIB
Cuma Dapat Rp 1 Triliun, Pacman Merasa Dizalimi
Manny Pacquiao Vs Floyd Mayweather/net
RMOL. Manny Pacquiao akhirnya mengeluarkan unek-uneknya jelang pertandingan melawan Floyd Mayweather di MGM, Las Vegas, 2 Mei mendatang. Dia merasa dizalimi soal pem­bagian uang keuntungan.

Pacquiao menilai, pembagian duit keuntungan dari gelaran pertandingan mega duel itu sangat tidak adil. Dia hanya diberi­kan jatah 40 persen, sedang­kan The Money, julukan Floyd Mayweather menerima 60 persen dari total keuntungan laga.

Pacquiao sangat terganggu dengan ketidakadilan tersebut. Sebenarnya, dia bisa saja menolak duel melawan petinju Amerika Serikat itu. Namun, dia tidakin­gin mengecewakan para pencinta tinju dunia.

"Jika saya hanya memikirkan diri sendiri, mungkin pertarun­gan ini akan sulit untuk terjadi. Satu-satunya yang membuat saya setuju melanjutkan duel ini adalah penggemar," kata petinju berjuluk Pacman ini dikutip Boxing Scene, kemarin.

Dengan pembagian 40-60, kemungkinan, petinju Filipina itu diprediksi hanya akan dibayar sebesar 80 juta Dolar ASatau sekitar Rp 1 triliun hingga Rp 1,5 triliun). Nilai tersebut jauh lebih kecil dibanding prediksi penda­patan Mayweather sebesar 140 juta Dolar ASatau sekitar Rp 1,8 triliun hingga Rp 2,3 triliun.

Pacquiao berharap dapat me­menangkan laga untuk mem­berikan kebanggaan kepada para penggemar, khususnya yang berada dari Filipina. Dia ingin menjadikan ketidakadilan yang dirasakan sebagai motivasi da­lam mengalahkan Mayweather.

Masih masalah duit pertandin­gan. Promotor tinju, Bob Arum terlihat geram mengetahui kabar ditundanya penjualan tiket laga tersebut.

Hingga dua pekan menjelang duel dua petinju terbaik dunia itu, pihak MGM Las Vegas, selaku penyedia venue pertarungan, belum juga membuka loket pen­jualan tiket.

"Masalah ini adalah hal tergila yang pernah saya lihat," tegas pria 83 tahun itu, seperti dikutip San Francisco Gate.

Akibat permasalahan ini, pihak MGM Las Vegas pun menda­pat kecaman dari para penggemar Pacquiao dan Mayweather. Menurut mereka, ini adalah hal yang sangat aneh, mengingat biasanya tiket pertarungan sudah dijual sejak 10 pekan sebelum laga.

Para penggemar menduga, pe­nundaan penjualan dikarenakan adanya pemberian tiket gratis yang didahulukan ke beberapa orang dalam, baik dari pihak panitia, petinju, promotor, mau­pun sponsor. Akan tetapi, hal itu dibantah langsung oleh manajer Pacquaio, Michael Koncz.

"Tidak ada satu pun yang mendapat tiket gratis. Bahkan Bob Arum saja harus membayar tiket sendiri untuk menonton di baris pertama," katanya. ***

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA