Demikian dikatakan Ketua Bidang Teknik dan Kepelatihan PP Pertina, John Amanupuyo di Jakarta, belum lama ini.
"Petinju andalan kami seperti Cornelis Kwangu Langu (putra kelas 49 kilogram putra), Beatrix Suguro (putri kelas 47 kilogram) dan Julio Bria (putra kelas terbang 52 kilogram) berpeluang meraih emas dalam turnamen ini," ujarnya.
Sudah 20 negara memastikan ikut dan melibatkan 177 petinju, rinciannya 116 petinju pria dan 61 petinju wanita. Ia menjelaskan, berdasarkan ketentuan yang sudah disepakati, peserta dari luar negeri akan tiba di Palembang pada Minggu (19/4) kemudian keesokan harinya sudah harus mengikuti pertandingan. Menurut John, meski masih banyak kekurangan, para petinju Indonesia sudah siap tempur.
"Masing-masing petinju bisa 20 kali "sparing" dalam menghadapi Piala Presiden. Untuk satu turnamen ini, saya kira sudah cukup," katanya.
Ia mengatakan, peluang juara nantinya berada di tim Indonesia A. Peluang di tim Indonesia B dan Indonesia juga terbuka.
Tuan rumah Indonesia dipastikan turun dengan tiga tim dan 33 petinju antara lain: Indonesia A diperkuat 12 petinju (tujuh pria dan lima wanita) yang terdiri dari seluruh tim Pelatnas SEA Games Singapura ditambah dua petinju (Kusdiyono, Jawa Barat kelas welter dan Magdalena Kambayong (Papua Barat, petinju wanita kelas ringan). Indonesia B bermaterikan, sembilan petinju (lima pria dan empat wanita) yang terdiri dari para juara Kejurnas Makassar November 2014 dan para juara STE Medan Desember 2014. Indonesia C komposisinya 12 petinju (tujuh pria dan lima wanita) yang terdiri dari petinju muda usia yang diharapkan ke depannya bisa berkembang.
Negara-negara yang ikut dalam Piala Presiden Ke-22 antara lain Afghanistan, Bhutan, Kamboja, Timor Leste, Hong Kong, India, Jepang, Korea Selatan, Mesir, Malaysia, Mongolia, Nepal, Filipina, Qatar, Singapura, Thailand, Vietnam, Rusia, Indonesia dengan 3 tim dan Sri Lanka.
[wid]
BERITA TERKAIT: