Sumsel Siapkan 18 Venue untuk Asian Games 2018

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 03 Maret 2015, 09:57 WIB
Sumsel Siapkan 18 Venue untuk Asian Games 2018
imam nachrowi, alex noerdin, Kwon Kyungsang/dok
rmol news logo Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) berharap bisa mengimbangi DKI Jakarta dalam pembagian cabang olahraga (cabor) Asian Games XVIII/2018. Hal ini didasarkan pada kesiapan yang sudah dan akan mereka lakukan hingga 2016.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin, usai beraudiensi dengan Kemenpora, Senin malam (2/3), menyatakan jika saat ini ada 5-6 venue berstandar internasional dalam Jakabaring Sports City, Palembang. Jumlah ini belum termasuk dengan venue yang masuk dalam kategori renovasi, serta yang akan dibangun.

"Saat ini, ada 18 venue yang akan siap jika digunakan untuk test event, 2017. Jadi, minimal 18 cabang itu. Namun, kalaupun mau ditambah, mudah saja buat kami," jelas Alex.    

Asian Games 2018 akan mempertandingkan 37 cabor dengan Jakarta sebagai tuan rumah utama. Sementara, Sumsel, dan Jawa Barat, dipilih menjadi tuan rumah pendukung. Pembagian cabor baru akan diumumkan secara resmi oleh Kemenpora, September 2015.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin telah menunjuk IAGOC (Incheon Asian Games Organizing Committee) atau panitia penyelenggara Asian Games 2014 dari Incheon Korea Selatan sebagai konsultan karena dianggap berpengalaman menyelenggarakan Asian Games . "Mereka punya pengalaman menggelar acara serupa dan sukses. Kita ajak kerja sama untuk mengarahkan agar kesuksesan bisa terulang di Sumsel," kata Alex.

Vice President dan juga Secretary General IAGOC, Kwon Kyungsang sudah mengunjungi kompleks olahraga Jakabaring Palembang dan menyatakan Sumatera Selatan sangat layak menggelar Asian Games. "JSC sudah cukup baik. Pemerintah setempat sudah merawatnya. Hanya perlu sedikit perbaikan, tak perlu banyak karena memang sudah cukup baik," ujarnya.

Kwon yang didampingi Park Jeongsang Johnson sebagai IAGOC Chief Secretary, Kim Sungmi Kristen dan dan Kim Minseung sebagai IAGOC Rate Card Manager menilai, waktu sekitar tiga tahun ke depan cukup bagi Sumsel. "Sumsel sudah punya fasilitas yang memadai. Kalaupun ada kebutuhan tambahan, itu hanya sedikit pengembangan," sebutnya.[wid]

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA