Saat ini Red Bulls diketahui memang menjadi tim yang paling ambisius merebut gelar juara dunia. Posisi kedua unÂtuk kategori konstruktor pada tahun lalu membuat bos Red Bulls, Christian Horner yakin mampu menjegal Mercedes.
"Target kami sederhana, menutup celah Mercedes. Kami adalah satu-satunya tim selain Mercedes yang meraih juara di 2014 lalu. Kami pun meraih tiga seri melalui Daniel Ricciardo. Target kami, terus menempel Mercedes dan memÂberikan tekanan," kata Corner dikutip
Gulf Daily, kemarin.
Musim lalu, Red Bulls memang satu-satunya tim yang bisa meÂnempel ketat MerÂcedes. Meski begitu, jarak selisih angka yang diÂtorehkan kedua tim ini terbilang , 300 poin.
"DenÂgan performa mobil baru RB11, dengan pengemudi yang kami miliki dan struktur baru posisi terbaik bakal kami dapatkan."
Musim ini Red Bulls kembali akan mengandalkan pebalap masa depanÂnya, Ricciardo. Walau driver asal Australia ini mengawali debutÂnya pada musim lalu, tapi prestasinya terbilang luar biasa. Setelah mengalahkan rekan setimnya, Sebastian Vettel yang pernah menyabet empat kali juara dunia itu. Vettel pun sekarang telah hengkang ke Ferrari.
Mengarungi balapan F1 musim ini, Ricciardo akan ditemani pembalap muda asal Rusia, Daniil Kvyat yang baru berusia 20 tahun.
Hal sama diungkapkan pembalap McLaren Fernando Alonso. Dia meramalkan musim depan kejayaan Lewis Hamilton bersama Mercedes akan habis. Kejayaan itu akan menjadi miliknya bersama McLaren-Honda.
Berbekal kemampuanÂnya di musim 2014, Alonso yang kembali ke pelukan McLaren setelah lima tahun membesut tim Kuda Jingkrak. Saat ini dia begitu yakin denÂgan performa dirinya. "Saya tidak berpikir kalau Mercedes kemÂbali akan berjaya tahun ini," ujar pebalap asal Spanyol ini.
NaÂmun hal itu tidak berÂpengaruh kepada Lewis Hamilton. Kekasih Nicole Scherzinger ini yakin persainÂgan internalnya dengan Rosberg bakal terulang lagi. "Tidak peduli dengan tim lain," kata HamilÂton dikutip
Daily Mail. ***
BERITA TERKAIT: