"Melihat peluang SEA Games 2015, kami hanya berani menargetkan medali perunggu baik tim putra maupun putri. Tapi, kalau ada kesempatan ya kami akan kejar medali perak atau emas," ujar Erizal Azhar selaku Ketua Umum PB FHI saat acara pengukuhan Pengurus Federasi Hoki Indonesia (FHI) di Jakarta, Rabu (28/1).
Erizal membeberkan, saat ini ada sekitar 20 atlet yang menghuni Pelatnas di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Para atlet ini dijaring dari Kejurnas hoki indoor di Unisitas Negeri Jakarta ( UNJ), Desember lalu.
"Kami juga akan mendatangkan pelatih asing asal India, tapi itu semua setelah melalui persetujuan dari Satlak Prima. Selain itu, kami juga akan menggelar trainingcam (TC) di Malaysia," jelas Erizal.
Selain SEA Games, FHI juga akan mempersiapkan timnya menuju kualifikasi PON 2016. Tak ketinggalan, multievent Asian Games 2018 pun menjadi bidikan.
Erizal mengatakan, dengan telah dikukuhkannya organisasi olahraga hoki ini menjadi momen penting untuk memajukan olahraga tersebut, setelah sekian lama terjadi persolan hukum antara organisasi lama PHSI dan FHI.
"Saat ini kami sebagai organisasi yang sah dan telah dikukuhkan oleh KONI, sedang organisasi lama sudah dibekukan setelah kami menang di pengadilan dan Mahkamah Agung," tukasnya.
Sementara, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Tono Suratman, berpesan agar organisasi yang baru ini bisa solid. "Saya harap organisasi ini solid, dan menggelar kejuaraan nasional sebagai ajang pembinaan," pinta Tono.
"Tapi jangan hanya menggelar kejurnas senior, libatkan juga kadet dan junior, dan bahkan kadet dan junior beri kesempatan melihat kakak seniornya beraksi dalam kejurnas," ujarnya menambahkan.
[wid]
BERITA TERKAIT: