Pria asal Austria mengaku maÂsih tak mempercayai doÂmiÂnasi yang ditorehkan Mercedes pada tahun ini.
Bukannya senang, Wolff meÂrasa tidak nyaman. MahÂkoÂta juara itu membuatnya menÂjadi orang yang paranoid.
Semakin banyak gelar artinya beban juga semakin beÂsar, itu menjadi ketakutan terÂsenÂdiri. Saya akan mengatakan deÂngan tegas tak merasa nyaÂman sedikit pun dengan gelar juaÂra itu,†kata Wolff dikutip
Autosport, kemarin.
Meskipun Lewis Hamilton dan Nico Rosberg sangat menÂdoÂminasi lintasan dengan meÂmeÂnangkan 16 dari 19 grand prix tahun ini, Wolff selalu khaÂwatir para rival yang hendak menÂcuri tahta dari posisi timÂnya di puncak. Alih-alih tidak percaya pada dua pebalapnya itu, dia justru menyalahkan diriÂnya atas rasa takut yang muncul berlebihan.
Bahkan, ketakutan itu memÂbuat pesimis tim nya bisa sukÂses mengakhiri musim dengan status sebagai juara F1 musim ini. Saya memang bertindak seÂlayaknya pecundang pada musim ini.â€
Wolff percaya kekhawatiran saat ini didasari pada peÂmuÂlihÂan performa Red Bull yang beÂrenÂcana mengambil podium paÂda musim pembuka di AusÂtraÂlia. ***
BERITA TERKAIT: